Mudik Lebaran: ASDP Siap Angkut 4,95 Juta Penumpang

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkirakan jumlah penumpang penyeberangan selama musim mudik Lebaran 2017 mencapai 4,95 juta orang.
Mudik Lebaran: ASDP Siap Angkut 4,95 Juta Penumpang Puput Ady Sukarno | 23 Mei 2017 20:45 WIB
Mudik Lebaran: ASDP Siap Angkut 4,95 Juta Penumpang
Ilustrasi-Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Lampung pada masa Lebaran tahun lalu - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkirakan jumlah penumpang penyeberangan selama musim mudik Lebaran 2017 mencapai 4,95 juta orang penumpang yang tersebar di tujuh lintasan penyeberangan utama yang dipantau secara nasional.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi mengatakan jumlah penumpang tahun ini diperkirakan naik 4% dibandingkan dengan realisasi 2016 sebesar 4,78 juta orang penumpang.

"Untuk roda dua diperkirakan naik 6,5% menjadi 443.666 unit sepeda motor dari realisasi 2016 sebanyak 416.954 unit. Untuk roda empat atau lebih termasuk truk mencapai 660.407 unit atau naik 6,3% dibandingkan dengan tahun lalu 628.002 unit," tuturnya di sela-sela Rakor Terpadu Angkutan Lebaran 2017 di Jakarta pada Selasa (23/5/2017).

Faik menjabarkan bahwa selama periode mudik Lebaran tahun ini tersebut akan dioperasikan total 191 unit kapal roro dan 42 unit dermaga di ketujuh lintasan yang terpantau secara nasional.

Tujuh lintasan utama yang terpantau secara nasional itu yakni, Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Panajam-Kariangau, Bajoe-Kolaka, dan Tanjung Kelian-Tanjung Api-api.

Dia mengatakan dengan perayaan Idulfitri yang jatuh pada Minggu (25/6/2017) dan Senin (26/6/2017) dan libur cuti bersama pada 27-30 Juni 2017, arus puncak mudik diprediksi jatuh pada H-3 atau pada Kamis (22/6/2017) atau H-3 dan Jumat (23/6/2017) atau H-2.

"Kami menargetkan dengan persiapan matang dan kapasitas yang memadai, layanan penyeberangan selama mudik Lebaran 2017 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan selamat kepada seluruh pengguna jasa," tutur Faik.

Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT ASDP Indonesia Ferry Christine Hutabarat mengatakan Pelabuhan Merak menjadi salah satu titik perhatian utama dalam mudik Lebaran, karena lintasan Merak-Bakauheni menjadi jalur utama dan tersibuk yang menghubungkan Jawa dan Sumatra.

"Lintasan Merak-Bakauheni memang menjadi fokus layanan utama saat arus mudik, kami pastikan ada 56 unit kapal yang akan beroperasi (tidak termasuk dua kapal yang sedang docking), serta total enam dermaga yang akan beroperasi selama Lebaran mendatang," sebutnya.

Adapun kapasitas terpasang di Pelabuhan Merak, untuk penumpang mencapai 159.120 orang (prediksi saat puncak 170.684 orang), kendaraan roda dua 27.200 unit (prediksi saat puncak 22.601 unit), dan kendaraan roda empat plus bus mencapai 17.544 unit (prediksi saat puncak 17.177 unit).

"Untuk penumpang, walau ada lonjakan sedikit kami yakini sarana dan prasarana yang ada tetap memadai. Manajemen juga terus meningkatkan fasilitas dan layanan terhadap pengguna jasa, sehingga selama mudik Lebaran tahun ini ada pengalaman dalam layanan pelanggan yang lebih baik dan berkesan dibandingkan dengan tahun lalu," tuturnya.

Tahun ini, selain memperbanyak titik penjualan tiket di luar area pelabuhan (buffer zone) baik yang di tol (rest area) maupun non-tol (dibagi ring 1-2-3 sesuai radius kilometer dan trafik penumpang), PT ASDP berencana memberi pelayanan penjualan tiket online yang dapat diakses masyarakat dengan gadget melalui website PT ASDP Indonesia Ferry. 

Dengan demikian, pengguna jasa dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman, dan tidak perlu mengantre lama membeli tiket saat di pelabuhan, serta memiliki kepastian waktu saat akan menyeberang.

"Saat ini kami masih dalam tahap penyempurnaan dan simulasi payment gateway dengan mekanisme transfer pembayaran. Targetnya tanggal 1 Juni 2017, pengguna jasa, khusus kendaraan golongan I penumpang dapar membeli tiket melalui daring," tuturnya.

Menariknya, dengan tersedianya layanan tiket online ini, pengguna jasa dapat menikmati layanan penyeberangan dengan skema tiket berjadwal.

Sebelumnya, guna menunjang kelancaran penyelenggaraan angkutan laut pada masa Lebaran 2017, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan menyiapkan armada kapal laut sebanyak 1.278 unit.

Dirjen Perhubungan Laut Tonny A. Budiono mengatakan bahwa masa penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2017 (1438 H), akan menyiapkan armada kapal laut sebanyak 1.278 unit kapal.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 1.273 unit kapal, lantaran tahun ini terdapat lima armada perintis cadangan atau pengganti sebanyak 5 unit kapal.

Menurutnya, ribuan unit kapal tersebut terdiri dari kapal PT Pelni 26 unit, kapal ro-ro swasta 28 unit, kapal penumpang swasta 24 unit, kapal swasta jarak dekat 1049, armada perintis 96 unit dan juga perintis cadangan lima unit.

Kemenhub memproyeksikan jumlah penumpang yang menggunakan sarana angkutan laut untuk mudik Lebaran diperkirakan naik dibandingakn dengan tahun lalu meskipun tidak signifikan seiring dengan semakin baiknya sarana dan prasarana sejumlah terminal penumpang di beberapa pelabuhan di Tanah Air.

Realisasi penumpang pada arus mudik tahun lalu mencapai 1.674.513 orang, naik 114.382 atau setara 7,33% dibandingkan dengan realisasi 2015 sebanyak 1.560.131 penumpang. Tahun ini diprediksi meningkat sekitar 3%.

Sementara itu, bersamaan dengan penyelenggaraan angkutan laut lebaran ini, dilakukan pula kegiatan pemantauan dan pengendalian lalu lintas dan angkutan laut melalui Posko Angkutan Laut Lebaran 2017 yang merupakan bagian dari Posko Angkutan Lebaran Terpadu Kementerian Perhubungan.

Di mana, Ditjen Hubla akan memonitor 52 pelabuhan pantau selama musim angkutan laut Lebaran 2017.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mudik lebaran

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top