Peternak Sapi Diprediksi Kolaps Usai Lebaran Haji

Impor daging kerbau asal India yang dijual kepada konsumen dengan harga murah memukul para peternak sapi potong. Kini, mereka tak bisa lagi mengandalkan pedagang daging untuk menjual hasil potong mereka.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 28 April 2017  |  20:04 WIB
Peternak Sapi Diprediksi Kolaps Usai Lebaran Haji
Ilustrasi daging murah - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Impor daging kerbau asal India yang dijual kepada konsumen dengan harga murah memukul para peternak sapi potong. Kini, mereka tak bisa lagi mengandalkan pedagang daging untuk menjual hasil potong mereka.

Perwakilan peternak sapi potong Jawa Timur Joko Utomo menyampaikan peternak sapi potong masih tertolong Hari Raya Idul Fitri. Sebab, pada saat itu kebutuhan daging meningkat. Para peternak sapi potong juga mengandalkan Hari Raya Idul Adha untuk menjual sapi mereka.

"Saya memprediksi peternak akan kolaps setelah Idul Adha," tuturnya dalam forum diskusi publik bertema Kesejahteraan Peternak Sapi Lokal Menjelang Hari Raya, Milik Siapa? yang diselenggarakan Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi di Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Diskusi melibatkan pimpinan komisi IV DPR Herman Khaeron, Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha Syarkawi Rauf, Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Fajar Sumping, Dekan Fakultas Peternakan UGM Ali Agus, perwakilan Rumah Pemotongan Hewan, perwakilan jagal, dan para peternak sapi.

Senada, perwakilan peternak sapi potong Lampung Nanang Purus Subendro menyampaikan peternak membeli sapi dari Jawa dan tiba di Lampung dengan harga Rp52.000 per kg hidup. Namun, ketika dijual harga justru menurun menjadi Rp44.000 per kg hidup.

"Peternak masih dipaksakan untuk tetap membeli, hanya dengan harapan agar harga membaik saat lebaran haji," imbuhnya pada kesempatan yang sama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
peternakan

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup