BPJS Ketenagakerjaan Siap Biayai Hunian Terjangkau

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan siap membiayai proyek pembangunan hunian terjangkau, seperti di Loftvilles City Serpong bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sebagai penyalur pembiayaan.
Anitana Widya Puspa | 27 April 2017 11:29 WIB
Ilustrasi: Rusunawa Daan Mogot, Jakarta. - Antara/Vitalis Yogi Trisna

Bisnis.com, Tangerang Selatan—Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan siap membiayai proyek pembangunan hunian terjangkau, seperti di Loftvilles City Serpong bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sebagai penyalur pembiayaan.

Agus Susanto, Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, mengatakan program rumah susun (rusun) murah dan terjangkau adalah salah satu cara untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui jaminan sosial.

“Kami akan perluas area ketersediaan rumah layak dan terjangkau ini di seluruh wilayah Indonesia,” katanya saat acara groundbreaking Rusunami di kawasan Loftvilles City Serpong, Kamis (27/4/2017).

Agus menuturkan setiap pekerja yang memenuhi ketentuan dapat langsung mendapatkan bantuan perumahan dari BPJS Ketenagakerjaan dengan bunga yang sangat ringan. Bahkan, peserta BPJS Ketenagakerjaan cukup menyediakan dana maksimal 5% dari harga total hunian yang akan dibelinya.

Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan telah mengalokasikan Rp5 triliun dari dana jaminan hari tua untuk membiaya perumahan tersebut.

“Agar program pembiayaan perumahan ini dapat berjalan lancar, kami mengimbau masyarakat mendaftarkan diri dalam program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, dan tidak terburu-buru mencairkan dana JHT [jaminan hari tua] jika sudah berhenti bekerja,” ujarnya.

Dia menjelaskan semakin besar dana JHT yang terkumpul akan berdampak kepada besarnya alokasi dana pembiayaan perumahaan untuk pekerja.

Sebelumnya pekerja PT Sri Rejeki Isman Tekstil Tbk. juga dijanjikan kompleks pemukiman vertikal untuk 10.000 pekerja perusahaan tersebut.

Manfaat layanan tambahan BPJS Ketenagakerjaan mulai dilaksanakan pada akhir Maret 2017. Fasilitas pembiayaan perumahan tersbeut menjadi salah satu manfaat tambahan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja, peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan mendukung program sejuta rumah.

Tag : bpjs ketenagakerjaan
Editor : Lili Sunardi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top