Era Digital, Produk Cetak Diyakini Masih Tetap Tumbuh

Kebutuhan produk cetak baik bagi perkantoran dan bisnis maupun perorangan diyakini tetap tumbuh.
Newswire | 11 April 2017 19:53 WIB
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Kebutuhan produk cetak baik bagi perkantoran dan bisnis maupun perorangan diyakini tetap tumbuh.

Berdasarkan survei Mindspace Research Agency terhadap 1.200 orang, perkantoran atau bisnis masih terus mencetak  produk seperti kartu nama, letterhead, Annual Report, brosur, katalog, kemasan pangan. Adapun, perorangan termasuk pelajar, mahasiswa juga tetap mencetak laporan, tugas, dan bahan presentasi.

Fakta bahwa telah terjadi peralihan ke dunia digital, tetapi banyak sekali produk yang tetap harus dicetak karena memang dibutuhkan hasil cetaknya. Dalam proses mencetak itulah seringkali dijumpai hambatan seperti macet, hujan, antre panjang di tempat cetak, printer rusak, dan lain lain.

Atas dasar pertimbangan itu co-founders Iwan Mulyana, Bobby Gandasaputra, dan didukung oleh Irawan D. Kadarman memperkenalkan www.PrintYuk.com.  

"Benar bahwa banyak hal telah beralih ke digital, namun permintaan produk cetak terus meningkat”, ujar Bobby, Selasa.

Dia menambahkan bahwa kehadiran produknya untuk memberi kenyamanan dengan harga terjangkau dan kualitas terjamin.

"Pelanggan tetap tinggal di kantor, di tempat usahanya, atau di rumah dan hanya perlu meng-click kemudian pesanan diantar ke tempat pemesan."

Fokus www.printyuk.com adalah menjadi platform dan untuk saat ini bermitra dengan tujuh percetakan digital ternama di Jabodetabek antara lain Xgraphics, PrimaGraphia, Revo, Sejahtera, Shrelo Textiles dan Sinar untuk cetak pada produk tekstil. Untuk jenis produk, di tahap awal terdapat 64 jenis antara lain flyer, leaflet, brosur, kartu nama, kalender, poster, name tag, ID card, dan sebagainya.

“Kenyamanan, kualitas, dan harga yang kini memegang peranan penting. Lokasi sudah tidak lagi relevan," ujar Hendri Satrio pengamat komunikasi digital.

Dia menjelaskan, jika pelanggan diberikan kemudahan melalui sebuah platform yang bisa didapat akses dari tempat dimana ia berada kemudian diantarkan ketempat yang dipilihnya, itulah esensi dari efisiensi. Customer sudah dimanjakan dengan convenience. "Jika www.printyuk.com mampu memenuhi harapan pelanggannya, potensi untuk berkembang sangat menjanjikan."

“Keunggulan www.PrintYuk.com adalah kelengkapan produk (64 ragam produk), innovasi platform dengan konsep baru “On The Fly” dimana individu bisa membuat design sendiri secara interaktif dan dalam Tiga Dimensi (3-D), lebih dari 20 lokasi cetak di Jabodetabek yang akan mem-optimalkan biaya pengiriman”, ujar Iwan.

Bobby menambahkan, saat ini baru hadir di wilayah Jabodetabek. Ke depan, rencana kami adalah membuka di kota–kota lain di Indonesia dengan mekanisme yang sama yakni bermitra dengan percetakan digital ternama dengan di kota–kota tersebut.

Menurutnya, kegagalan banyak startup adalah tingginya biaya operasional tetap, ingin tumbuh terlalu cepat, dan hilang fokus tanpa menghasilkan pendapatan. Apabila kendala tersebut mampu diatasi, maka bukan tidak mungkin akan lahir unicorn–unicorn baru asal Indonesia yang akhirnya dapat meningkatkan ekonomi negara ini.






Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
digital

Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top