Tarif KRL Commuter Rangkasbitung–Tanah Abang Rp8.000

Masyarakat pengguna Kereta Rel Listrik Commuter Line Jabodetabek yang akan menempuh perjalanan dari Stasiun Rangkasbitung menuju Stasiun Tanah Abang akan dikenakan tarif sebesar Rp8.000.
Yudi Supriyanto | 30 Maret 2017 20:22 WIB
KRL Commuter Line - skyscarpecity.com

Bisnis.com, JAKARTA—Masyarakat pengguna Kereta Rel Listrik Commuter Line Jabodetabek yang akan menempuh perjalanan dari Stasiun Rangkasbitung menuju Stasiun Tanah Abang akan dikenakan tarif sebesar Rp8.000.

Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek Muhammad Nurul Fadhila mengatakan, pengenanaan tarif tersebut mengingat jarak antara Stasiun Tanah Abang - stasiun Rangkasbitung mencapai 72,7 kilometer.

Dia menjelaskan, KRL Commuter Line Jabodetabek menggunakan tarif progresif berdasarkan jarak tempuh sesuai dengan mekanisme penetapan tarif yang berlaku saat ini. Kondisi tersebut, ungkapnya berbeda dengan KA lokal yang memiliki tarif tidak tergantung terhadap jarak.

Saat ini, paparnya tarif KRL pada 25 kilometer pertama sebesar Rp3.000. Kemudian untuk setiap 10 kilometer selanjutnya dikenakan biaya Rp1.000. Oleh karena itu, dia menjelaskan, masyarakat pengguna KRL hanya membayar Rp3.000 jika menempuh perjalanan sepanjang 25 kilometer.

“KRL sudah punya acuan tarif yang berlaku di semua relasi. Sehingga penumpang yang naik dari Stasiun Rangkasbitung [dikenakan tarif] per berapa jauh perjalanannya,” kata Fadhil, Jakarta, Kamis (30/3).

Dia melanjutkan, beroperasinya KRL sampai Stasiun Rangkasbitung juga akan mengubah jarak perjalanan terjauh di seluruh lintas KRL Jabodetabek menjadi 123,62 kilometer dari Bogor menuju Rangkasbitung.

Kondisi tersebut, ungkapnya berdampak terhadap saldo minimum Kartu Multi Trip (KMT) mengingat besarannya diatur sesuai tarif jarak terjauh.

Oleh karena itu, sejak 1 April 2017, saldo minimum kartu multi trip berubah dari Rp12.000 menjadi Rp13.000 sesuai perjalanan Bogor - Rangkasbitung.

Dia melanjutkan, masyarakat calon pengguna KRL Rangkasbitung – Tanah Aabang tidak perlu khawatir akan kehabisan tiket kereta api seperti kereta api lokal yang selama ini digunakan karena KRL tidak mengenal sistem pembatasan tiket.

Para pengguna KRL Rangkasbitung – Tanah Abang, paparnya dapat selalu memberi tiket kereta untuk jadwal keberangkatan terdekat.

Selain itu, dia juga menghimbau masyarakat untuk mengikuti peraturan-peraturan yang selama ini ada pada KRL Commuter Line. Dia menuturkan, pihaknya tetap menerapkan peraturan yang selama ini diterapkan pada relasi lain.

Dengan beroperasinya KRL Commuter Line Jabodetabek hingga Stasiun Rangkasbitung, dia mengungkapkan, total perjalanan KRL di wilayah barang akan menjadi 188 perjalanan KRL dari 153 perjalanan.

Dia melanjutkan, pihaknya telah menyiapkan infrastruktur untuk menunjang operasional KRL Commuter Line Jabodetabek di Stasiun Citeras dan Stasiun Rangkasbitung seperti loket dan gerbang.

Nantinya, dia mengatakan, akan ada 16 perjalanan kereta rel listrik secara pulang-pergi yang melayani para pengguna KRL di lintas Rangkasbitung – Tanah Abang.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
krl jabodetabek

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top