Bhinneka.com Ganti Nama

Hadir sejak 1999 sebagai pelopor e-Commerce di Indonesia, tahun ini Bhinneka.Com hadir dengan nama yang lebih ringkas: Bhinneka.
Mia Chitra Dinisari | 24 Maret 2017 14:38 WIB
Bhinneka - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Hadir sejak 1999 sebagai pelopor e-Commerce di Indonesia, tahun ini Bhinneka.Com hadir dengan nama yang lebih ringkas: Bhinneka.

Merayakan hari jadi yang ke 24 tahun, Bhinneka juga akan memperluas dan memperkuat jaringan offline store yang akan bertambah lima hingga sepuluh gerai di 2017 ini.

“Di usia ke-24 ini, Bhinneka harus bisa membuktikan bahwa kami bisa tetap relevan dengan pasar dan industri, baik sebagai perusahaan maupun e-Commerce. Sebagai e-Commerce, Bhinneka harus selalu update dan beradaptasi terhadap tren baik dari sisi produk, pelayanan, juga perkembangan teknologi yang digunakan,” tutur founder dan CEO Bhinneka, Hendrik Tio dalam siaran persnya .

Secara langsung, rencana pengembangan bisnis Bhinneka di lini offline ini juga untuk mendukung capaian pada 2015 dan 2016 lalu. Seperti diketahui, pada 2015 Bhinneka menjadi pelopor sebagai e-Commerce pertama yang bermitra dengan pemerintah.

Melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP), Bhinneka bergabung pada platform online untuk belanja anggaran pemerintah. Apalagi di tahun yang sama, Bhinneka mendapatkan investasi pertama dari Ideosource.

“Sejauh ini, Bhinneka telah melayani pengadaan barang/jasa untuk 136 instansi termasuk kementerian, lembaga tingkat provinsi/kabupaten/kota,” papar Hendrik Tio lebih lanjut.

Sepak terjang Bhinneka berlanjut di tahun 2016, yakni dengan menyasar kebutuhan business procurement. Untuk memudahkan kolaborasi bisnis antara Bhinneka dengan klien korporasi, diluncurkan platform “Bhinneka Bisnis” yang bisa diakses di http://bisnis.bhinneka.com/ sebagai one stop online destination untuk kebutuhan tersebut. Selain pilihan yang lengkap dan hemat, Bhinneka juga menawarkan layanan purnajual terbaik, lewat service center yang profesional.

“Hingga akhir 2016, Bhinneka telah menjadi partner penyedia produk untuk 4 ribu korporasi yang terdiri dari SMB (Small Medium Businesses) dan Enterprise. Di 2017 ini, Bhinneka berencana meningkatkan presentasi pendapatan dari B2B hingga mencapai 40 persen dari total. Tahun ini pula, kami yakin terjadi peningkatan jumlah pelanggan korporasi hingga 25 persen dibandingkan 2016,” lanjutnya.

Milestones ini menambah panjang catatan sejarah Bhinneka, yang berawal sebagai distributor large format printer dan komputer tahun 1993, hingga terjun ke bisnis online retail Bhinneka.Com pada 1999 silam. Disusul dengan pembukaan gerai offline pertama pada 2001. Hingga kini, Bhinneka telah melayani lebih dari 1,5 juta pelanggan dengan total 5 juta transaksi di seluruh Indonesia.

“Lewat perkembangan pasar, customer, dan industri e-Commerce Indonesia yang mulai dewasa, momentum tahun ini adalah saat yang tepat untuk mengedukasi customer agar lebih jeli memilih e-Commerce dari sisi kualitas (jaminan servis, produk, keamanan, dan pelayanan purna jual yang baik). Strategi ini akan berdampak positif tak hanya bagi para pelaku e-Commerce, juga bagi kelangsungan industri, dan tumbu kembang perekonomian Indonesia secara keseluruhan,” tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ecommerce

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top