Bulog Siapkan Rp787,5 miliar untuk Serap Jagung

Perum Bulog menyiapkan anggaran sebesar Rp787,5 miliar untuk menyerap 250.000 ton jagung dengan kadar air 15%
Azizah Nur Alfi | 23 Maret 2017 08:37 WIB
Petani memanen tanaman jagung. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Perum Bulog menyiapkan anggaran sebesar Rp787,5 miliar untuk menyerap 250.000 ton jagung dengan kadar air 15% dengan harga acuan Rp3.150 per kg sesuai Permendag No. 21 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian Jagung di Tingkat Petani. Sejak Januari hingga awal tahun ini, Bulog telah menyerap jagung sebanyak 50 ton dari Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Tenggara. Sebab, harga jagung di wilayah tersebut sebesar Rp2.400 - Rp2.500 per kg.

Direktur Pengadaan Bulog Tri Wahyudi Saleh menyampaikan minimnya penyerapan terjadi karena selama ini belum memiliki silo dan gudang penyimpanan jagung. Selama ini, Bulog bekerjasama dengan swasta dan memanfaatkan alat pengering yang disediakan pemerintah. Dengan demikian, jagung dapat memenuhi kriteria kadar air. Pembangunan silo dilakukan dengan mencari lokasi yang mendekati sentra produksi.

"Bulog siap membeli hasil panen jagung. Jangan sampai jagung petani tidak terserap," tuturnya usai rapat terpadu pascapanen jagung di Kementerian Pertanian, Rabu (22/3).

Diperkirakan panen raya jagung akan terjadi mulai Maret, April, dan Mei. Beberapa wilayah yang melakukan panen raya seperti Sulawesi Utara sebesar 66.000 ton dan 40.000 ton di Gorontalo. Pemerintah menargetkan produksi jagung sepanjang tahun ini sebesar 30 juta ton dengan area tanam 6,43 juta ha. Adapun, kebutuhan pakan ternak sebesar 700.000 - 800.000 ton per bulan.

Tag : pertanian
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top