Produk UKM Binaan LLP-KUKM Tembus Pasar Korea Selatan

Produk UKM Binaan LLP-KUKM Tembus Pasar Korea Selatan
Andhika Anggoro Wening | 17 Maret 2017 20:49 WIB
MOU LPP-UKM dengan Korsel - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Produk lokal dari perajin usaha kecil menengah (UKM) binaan Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM menembus pasar global. Bahkan, galeri di Busan, Korea Selatan, langsung menyatakan ketertarikannya memboyong produk yang biasa dipajang di Galeri Indonesia WOW, Gedung Smesco RumahKU (rumahnya koperasi dan UKM) Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan.

Program ekspor produk unggulan pelaku UKM binaan LLP-KUKM langsung direalisasikan lewat Memorandum of Understanding (MoU) antara Global Aspiration Daegu University of Foreign Studies sebagai pengelola Indonesia Trading House di Busan, Korea Selatan, dan LLP-KUKM. Penandatanganan kerja sama tersebut ditandatangani Kim Soo-il, Presiden Daegu University of Foreign Studies dan Direktur Utama LLP-KUKM Ahmad Zabadi, serta disaksikan Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta, bersama Direktur Pemasaran dan Marketing LLP-KUKM Bagus Rachman.     

"Kami sangat bangga karena produk-produk unggulan UKM dilirik pasar global di Korea. Artinya, ini akan menjadi pintu masuk bagi produk UKM binaan kami agar semakin dikenal brand-nya di pasar modern secara mendunia," kata Ahmad Zabadi.

Zabadi menambahkan, produk unggulan tersebut telah dikurasi oleh tim dari Korea yang dipimpin Kim Soo-il. Nah, untuk sementara terpilih delapan perajin atau pelaku UKM binaan LLP-KUKM yang produk-produknya akan segera diekspor ke Busan, Korea Selatan. "Ya, betul produk lokal tersebut akan di-display di galeri Indonesia Trading House yang berada di pusat kota Busan, Korea Selatan. Itu adalah galeri produk terbaik Indonesia yang didirikan oleh Kim Soo-il," ujar Zabadi.

Zabadi menambahkan bahwa produk yang diekspor ke Korea adalah yang paling laku dijual. Di antaranya,furniture, kerajinan atau handicraft, dan fashion. Menurut Zabadi, Smesco Indonesia sudah banyak dilirik oleh negara asing yang ingin bekerja sama. Artinya, LLP-KUKM akan mendukung usahawan kecil menengah tidak hanya eksis di pasar domestik, tapi bisa bersaing di pasar global.

"Ya, ini menjadi kesempatan bagi para UKM untuk bisa melebarkan sayapnya memasarkan produk hingga ke pasar dunia. Saya yakin dengan produk kreatif dari UKM binaan LLP-KUKM bisa berbicara di kancah internasional," tegasnya.

I Wayan Dipta, deputi Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM, menambahkan bahwa produk lokal yang diekspor ke Busan, Korea Selatan, adalah produk terbaik di Galeri Indonesia WOW. Bahkan, produk tersebut adalah pilihan dari pengelola sebuah galeri khusus produk Indonesia di Busan, Korea Selatan.

"Kami tentu bangga dengan kerja sama ini. Kami juga akan terus mendukung produksi dan pemasaran produk UKM hingga menembus pasar global," ucap Wayan Dipta.

Kim Soo-il memaparkan bahwa alasan untuk memboyong produk-produk UKM tersebut karena kualitasnya sudah diakui. Pihaknya untuk kali ini memilih produk yang mudah dijual di galerinya. "Ya, furniture, kerajinan atau handicraft, dan fashion memang menjadi unggulan yang di-display di Indonesia Trading House, Busan, Korea Selatan," ujarnya.

Kim mengakui bahwa galeri yang memiliki lima lantai tersebut memang didominasi oleh produk dari Indonesia. Sebab, selain pihaknya sudah sangat cinta dengan Indonesia, produk yang dijual di galeri tersebut menjadi andalan untuk dijual. "Saya bangga dengan Indonesia. Makanya, saya tak ragu menjalin kerja sama ini. Saya akan terus menerima ekspor barang-barang unggulan dari UKM Indonesia," tandasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ukm

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top