Pembangunan Wisma Atlet Asian Games Capai 40%

Pembangunan rumah susun di Kemayoran, Jakarta yang akan digunakan sebagai Wisma Atlet Asian Games 2018 sudah 40%.nn
Emanuel B. Caesario | 21 Desember 2016 17:55 WIB
Ilustrasi Wisma Atlet - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Pembangunan rumah susun di Kemayoran, Jakarta yang akan digunakan sebagai Wisma Atlet Asian Games 2018 sudah 40%.

Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin menjelaskan pihaknya akan terus mendorong penyelesaian proyek tahun jamak tersebut sehingga bisa selesai tepat waktu. Pemerintah menargetkan pada akhir 2016  capaian pembangunan rusun tingkat tinggi tersebut bisa mencapai lebih dari 43%.

"Hingga pertengahan Desember ini capaian pembangunan Rusun Atlet Asian Games di Kemayoran sudah 40%," ujar Syarif dalam siaran pers, Rabu (21/12/2016).

Syarif menambahkan, rusun tersebut nantinya akan dimanfaatkan terlebih dahulu sebagai wisma atlet yang akan berlaga di ajang Asian Games 2018.

Setelah perhelatan olahraga tersebut selesai, rusun akan digunakan sebagai rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sehingga mereka masih bisa tinggal di kawasan perkotaan.

Saat ini, pembangunan rusun yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Penyediaan Rumah Susun Strategis Ditjen Penyediaan Perumahan tersebut dilaksanakan dia dua lokasi yang berbeda, tetapi tetap berada di kawasan Kemayoran Jakarta. Jumlah Rusun yang dibangun sebanyak 10 menara dengan ketinggian bervariasi mulai 18 lantai, 24 lantai hingga 32 lantai.

"Kami optimis hingga Agustus 2017 seluruh pembangunan rusun ini bisa selesai tepat waktu," katanya.

Kementerian PUPR membangun sebanyak 10 menara rusun di dua lokasi berbeda di Kompleks Kemayoran. Pertama di Blok C2 sebanyak tiga menara mencakup 1.932 unit dan dapat menampung 5.796 orang. Kedua di Blok D10 sebanyak 7 menara dengna 5.494 unit dan dapat menampung 16.482 orang.

Luas masing-masing rusun adalah 36 meter persegi terdiri dari dua ruang tidur, ruang tamu, kamar mandi dan dapur. Setiap unit rusun nantinya telah dilengkapi dengan mebelair seperti tempat tidur, lemari pakaian dan meja kursi tamu.

Sementara itu, Kepala Satker Penyediaan Rusun Strategis Direktorat Rumah Susun Ditjen Penyediaan Perumahan Erizal menyatakan, hingga saat ini pihaknya belum menemui kendala dan seluruh pelaksanaan masih sesuai jadwal pembangunan rusun yang telah di tetapkan sebelumnya.

"Kami terus mendorong para pekerja serta kontraktor pelaksana pembangunan untuk tetap bekerja sesuai jadwal. Jika cuaca tidak mendukubg seperti turun hujan maka kami minta para pekerja untuk menyelesaikan pekerjaan di dalam rusun misalnya penyelesaian unit kamar yang ada," terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
WISMA ATLET

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top