Jasa Marga Raih Konsesi 288,3 Km Sepanjang 2016

PT Jasa Marga Tbk menyatakan sepanjang 2016 menambah hak konsesi pengusahaan jalan tol sepanjang 288,3 km dengan total nilai investasi Rp48,33 triliun.
Anitana Widya Puspa | 20 Desember 2016 00:08 WIB
Ilustrasi: Antrean panjang kendaraan memasuki gerbang pintu tol Cikopo, Jawa Barat - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - PT Jasa Marga Tbk menyatakan sepanjang 2016 menambah hak konsesi pengusahaan jalan tol sepanjang 288,3 km dengan total nilai investasi Rp48,33 triliun.

AVP Corporate Communication JSMR Dwimawan Heru memaparkan lewat perolehan tambahan konsesi tahun ini sepanjang 288,3 km, membuat perseroan telah mengantongi konsesi jalan tol total mencapai 1.261 km.

Heru menyebutkan beberapa ruas tol baru yang oleh Jasa Marga pada tahun 2016 adalah ruas Batang-Semarang (75 km) dengan investasi Rp 11 triliun, Balikpapan-Samarinda (99,35 km) Rp9,97 triliun, Manado-Bitung (39,9 km) Rp5,12 triliun, Pandaan-Malang (37,62 km) Rp5,97 triliun dan ruas Jakarta-Cikampek II (Elevated) (36,84 km) dengan investasi Rp16,23 triliun.

Lewat pencapaian itu, perseroan optimis untuk mencapai target aset Rp 112 triliun hingga 2019.

Melalui keterangan resmi pada Senin (19/12/2016), dia mengungkapkan untuk tetap menjaga dan meningkatkan nilai bagi para pemangku kepentingan di tengah masa ekspansi tersebut, Jasa Marga melakukan beberapa strategi inisiatif baik di bidang operasional, keuangan dan usaha lain.

Sementara, guna meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan, Jasa Marga melakukan strategi inisiatif di bidang operasional yaitu dengan melakukan integrasi sistem operasi antar-ruas di beberapa ruas jalan tol yaitu Jakarta-Brebes pada 2016 dan Jakarta-Merak serta jalan tol Jagorawi pada 2017.

Adapu, guna meningkatkan kapasitas keuangan, Jasa Marga melakukan skema pembiayaan baru yaitu menggunakan CPF (Contractor’s Pre-Finance) pada ruas Batang-Semarang, Balikpapan-Samarinda, Manado-Bitung, dan ruas tol Jakarta-Cikampek II (Elevated).

Dwimawan menjelaskan pula bahwa pada tahun ini Jasa Marga juga telah memperoleh tambahan ekuitas Rp1,78 triliun lewat right issue  yang terdiri dari Rp1,25 triliun merupakan penyertaan modal pemerintah dan Rp535 miliar dari pemegang saham publik.

Dana itu akan digunakan untuk membangun jalan tol Batang-Semarang (50%), Pandaan-Malang (30%), dan jalan tol Jakarta-Cikampek II (20%).

“Di sisi usaha lain, Jasa Marga menargetkan peningkatan kapasitas dan daya saing sebagai operator jalan tol melalui PT Jasa Layanan Operasi dan meningkatkan standar kualitas pemeliharaan jalan tol melalui peranan PT Jasa Layanan Pemeliharaan,” ungkapnya.

Tag : jalan tol, jasa marga
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top