Libur Natal dan Tahun Baru, PHRI Bali Prediksi Okupansi Hotel Capai 70%

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali memprediksi tingkat hunian atau okupansi hotel pada minggu ketiga Desember 2016 mencapai rata-rata 70%.
Natalia Indah Kartikaningrum | 20 Desember 2016 21:55 WIB
Resepsionis hotel sedang melayani calon konsumen. - Ilustrasi/Bisnis/Amri Nur Rahmat

Bisnis.com, DENPASAR-- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali memprediksi tingkat hunian atau okupansi hotel pada minggu ketiga Desember 2016 mencapai rata-rata 70%.

Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Ketua PHRI Bali, menyatakan peningkatan okupansi hotel di Bali akan terlihat mulai dari minggu ketiga atau setelah 21 Desember 2016 yang diprediksi mencapai 70% atau lebih meningkat lagi dari saat ini yang hanya dibawah 60%.

“Rata-rata okupansi sampai 70% tersebut selama 21 Desember 2016 hingga 29 Desember 2016. Selanjutnya, dari 29 Desember 2016 hingga 4 Januari 2017 kami memprediksi akan ada peningkatan lagi mencapai rata-rata 90%,” jelasnya belum lama ini di Denpasar.

Dia menambahkan, peningkatan tersebut disebabkan Bali masih menjadi tujuan wisatawan untuk menghabiskan waktu libur akhir tahun.

“Kami melihat wisatawan domestik maupun mancanegara masih memilih Bali yang mengedepankan wisata budaya ini untuk merayakan pergantian tahun. Lama menginap wistawan saat libur akhir tahun rata-rata sekitar 3 hari,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Cok Ace ini menuturkan, objek wisata yang dipilih oleh wisatawan selama libur akhir tahun ini pun masih seputaran Bali Selatan seperti Pantai Kuta, Pantai Pandawa, dan Nusa Dua.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hotel, phri, Natal dan Tahun Baru

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top