Provident Bangunan Tahap Kedua Kawasan Terpadu Grand Dadap City

Perusahaan pengembang Provident Development bagian dari Provident Group turut memanfaatkan momentum kebijakan amnesti pajak dengan menggelar program Price Amnesty pada akhir tahun ini
Ipak Ayu H Nurcaya | 02 Desember 2016 12:51 WIB
Ilustrasi. - .Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan pengembang Provident Development bagian dari Provident Group turut memanfaatkan momentum kebijakan amnesti pajak dengan menggelar program Price Amnesty pada akhir tahun ini. 

Program ini merupakan pemberian potongan harga sebesar 20% untuk pembelian kawasan terpadu terlengkap dan terdekat di Bandara Soekarno Hatta, yaitu Grand Dadap City. 

Head of Marketing Communication Provident Development Hadi Wanto mengatakan program Price Amnesty hanya dilaksanakan satu kali dengan periode terbatas.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memiliki hunian maupun investasi di kawasan Superblock yang paling lengkap dan paling dekat dengan Bandara Soekarno Hatta,” katanya dalam siaran pers, Jumat (12/1/2016). 

Menurut Hadi program Price Amnesty yang digulirkan Provident Development cukup menggiurkan, karena dilaksanakan dengan mekanisme mudah, tanpa persyaratan rumit. Pelanggan yang bertransaksi selama periode Price Amnesty  yakni 18 November – 31 Desember 2016 akan memperoleh potongan harga 20 % langsung.

Sebelumnya, perusahaan memulai pembangunan tahap kedua kawasan terpadu Grand Dadap City di Jalan Raya Prancis, Dadap, Tangerang. 

Hadi menuturkan pembangunan tahap kedua meliputi apartemen menara Sapphire C dan D yang merangkum total 500 unit dengan target serahterima unit pada akhir 2017 nanti.

Unit baru itu, kata Hadi, untuk melengkapi unit Emerald yang sebelumnya telah selesai dibangun sebanyak 150 unit. Harga yang ditawarkan pada unit Ruby dan Sapphire berkisar Rp 300 jutaan per unit.

“Saat ini, pembangunan tahap kedua telah mencapai penyelesaian fondasi  dan berlanjut ke pembangunan struktur vertikal menara Sapphire C dan D. Pengerjaannya pun diserahkan kepada segenap tenaga profesional mulai dari arsitek, konsultan lighting sampai landscape,” katanya. 

Hadi mengungkapkan dengan membeli unit di Grand Dadap City calon konsumen dan investor akan mendapatkan harga yang kompetitif mengingat lokasi kawasan terpadu merupakan yang terdekat dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta dan megaproyek Pantai Indah Kapuk-2 (PIK-2).

Grand Dadap City tahap kedua ini dibangun bersebelahan dengan Grand Dadap Mall yang sudah beroperasi selama kurang lebih dua tahun, dan merupakan pusat perbelanjaan pertama dan terbesar  di dekat Bandara Internasional Soekarno Hatta. 

Sebelumnya, pada tahap pertama, selain Grand Dadap Mall juga telah selesai dibangun apartemen Grand Dadap Residence yang menawarkan tiga menara bernama Emerald, Ruby dan Sapphire, dengan luas keseluruhan 3,7 hektare.

“Konsistensi Grand Dadap City dalam membangun, dan kenaikan harga yang stabil menjadi kunci kepercayaan investor. Kami selalu optimis area Dadap akan menjadi kawasan dengan nilai investasi yang potensial, kawasan GDC juga bebas banjir dan dekat dengan perkantoran CBC," katanya. 

Sejak masuknya Grand Dadap City, Perkembangan Dadap juga terlihat dengan pesatnya pertumbuhan area komersial di kawasan tersebut. Pemerintah Kota Tangerang pun terus meningkatkan infrastruktur di wilayah Dadap misalnya memperlebar Jalan Raya Perancis dari 6 meter – 15 meter.

Hadi pun menilai kawasan ini telah menjadi incaran para pengembang besar untuk membangun properti di kawasan ini.

Selain Grand Dadap City, sejak 2013 Provident Development juga terus mengembangkan Papinka Valley, MT Haryono dan Sudirman di Jakarta, kemudian Bandung, dan Bali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
properti

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top