PERALIHAHAN BAHAN BAKAR: SPBU di Kota Ini Belum Siap Jual Pertalite

Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Kota Palembang, Sumatra Selatan, dinilai belum siap melakukan peralihan penjualan bahan bakar jenis premium ke pertalite.
Newswire | 02 November 2016 09:19 WIB
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PALEMBANG - Peralihan penggunaan bahan bakar dari premium ke pertalite belum berlangsung mulus di kota ini.

Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Kota Palembang, Sumatra Selatan, dinilai belum siap melakukan peralihan penjualan bahan bakar jenis premium ke pertalite.

Pantauan di SPBU Jalan Jenderal Sudirman KM 3,5 Palembang, Rabu (2/11/2016) pagi, masyarakat yang akan mengisi kendaraan roda empat dengan bahan bakar jenis pertalite tidak bisa dilayani dan diarahkan untuk mengisi tanki mobilnya dengan pertamax.

Salah seorang pemilik mobil pribadi Fakhlani mengeluhkan kondisi belum siapnya SPBU yang ditunjuk PT Pertamina menghentikan penjualan premium dan beralih ke pertalite per 1 November 2016.

"Saya sebenarnya ingin mengisi mobil dengan bahan bakar premium, namun karena SPBU milik Romi Herton di kawasan Jalan Demang Lebar Daun yang sekarang ini masih menjual premium antreannya sangat panjang mencoba ke SPBU di Taman Makam Pahlawan ini, namun pelayanannya sangat mengecewakan," ujarnya.

Peralihan penjualan BBM secara bertahap dari premium ke pertalite yang dilakukan PT Pertamina sekarang ini sebagai konsumen akan mendukung kebijakan bisnis perusahaan milik negara itu, namun mitra usahanya sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat harus dipersiapkan dengan serius.

Petugas SPBU beralasan pertalite belum bisa dijual karena sedang mempersiapkan tanki timbun, yang selama ini berisi premium harus dikuras dan dibersihkan terlebih dahulu, sebelum dimasukkan pertalite.

Kondisi ini menunjukkan SPBU mitra usaha PT Pertamina kurang siap menjalankan kebijakan peralihan penjualan BBM untuk mengurangi beban subsidi pemerintah, katanya.

Sementara pengguna premium lainnya Yudi F Bram menjelaskan akibat kurang siapnya SPBU menjual pertalite, kendarannya dikondisikan mengisi BBM jenis pertamax dengan harga Rp7.700 per liter, lebih mahal Rp600 dari pertalite.

"Saya Selasa malam (1/11) mengisi BBM mobil pribadi di SPBU Taman Makam Pahlawan antrean di jalur pengisian premium yang diganti ke pertalite, setelah cukup lama mengikuti antrean tiba-tiba petugas SPBU mengatakan belum menjual pertalite dan menawarkan pertamax," ujanya.

Sementara sebelumnya Officer Communication and Relations PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region II Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Rico Raspati menjelaskan bahwa hingga sekarang ini SPBU siap (ready) menjual pertalite di Sumbagel 345 SPBU, sedangkan yang tidak menjual premium lagi 23 SPBU termasuk SPBU KM 3,5 Taman Makam Pahlawan Palembang.

Peralihan secara bertahap penjualan premium ke pertalite tidak menghadapi masalah berarti karena perbedaan harga premium dengan pertalite tidak terlalu besar.

Harga bbm jenis pertalite Rp7.100/liter, pertamax Rp7.700/liter, sementara premium Rp6.450/liter, katanya.

Sumber : Antara

Tag : Pertalite
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top