PASAR HOTEL: Asia Pasifik Janjikan Pertumbuhan Jangka Panjang

Salah satu pengembang hotel yang berbasis di Spanyol, Meliá Hotels International, baru-baru ini mencatatkan pertumbuhan pendapat dari kuartal I/2016. Perusahaan tersebut mengklaim pendapat 9,1% dari pasar Asia Pasifik dari total pertumbuhan 38% dari portofolionya diseluruh dunia.
Ipak Ayu H Nurcaya | 17 Mei 2016 11:11 WIB
Resepsionis hotel sedang melayani calon konsumen. - Ilustrasi/Bisnis/Amri Nur Rahmat

Bisnis.com, JAKARTA – Salah satu pengembang hotel yang berbasis di Spanyol, Meliá Hotels International, baru-baru ini mencatatkan pertumbuhan pendapat dari kuartal I/2016. Perusahaan tersebut mengklaim pendapat 9,1% dari pasar Asia Pasifik dari total pertumbuhan 38% dari portofolionya diseluruh dunia.

Vice Chairman dan CEO Meliá Hotels International Gabriel Escarrer mengatakan Asia Pasifik menggambarkan masa depan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

“Asia Pasifik adalah sebuah wilayah di mana kami menegaskan keunggulan kompetitif dan kemampuan manajemen kami, dan terus memperluas diversifikasi dan peningkatan laba hotel-hotel kami,” katanya dalam siaran pers, Selasa (17/5).

Escarrer mengatakan di Indonesia kini telah menjadi tujuan wisata terkemuka di Asia dengan jumlah kamar hotel tertinggi di wilayah Asia Pasifik. Meski mengalami dampak negatif dari kejadian pengeboman di Jakarta pada bulan Januari lalu, tetapi dapat kembali pulih dengan cepat.

Indonesia, kata Escarrer, merupakan salah satu pangsa pasar utama bagi Meliá Hotels International karena perusahaan telah mengoperasikan 4 hotel dan 11 hotel sudah dalam perjanjian kerjasama serta dalam proses pembukaan.

Sementara itu, di Tiongkok memiliki potensi besar, baik untuk menjadi pasar pemasok utama di dunia. Pada tahun ini, Meliá Hotels International meluncurkan program PengYou untuk menyesuaikan dan menyambut tamu-tamu dari Tiongkok, sementara Meliá Jinan dan Gran Meliá Xian terus memperkuat posisi pasar mereka.

“Permintaan di Malaysia telah pulih setelah kasus kecelakaan pesawat pada tahun 2014 lalu, dan kami terus berhasil mengelola Meliá Kuala Lumpur,” ujar Escarrer.

Escarrer menambahkan di Vietnam, Meliá Hotels International sudah mengelola satu city hotel, Meliá Hanoi, dan hotel yang terletak di pantai yang seperti surga, yaitu Meliá Danang. Tak hanya itu perusahaan juga sedang mempersiapkan pembukaan Sol Beach House Phu Quoc pada musim panas ini.

Terbaru, kata Escarrer, Meliá Hotels International akan memulai debutnya di Thailand melalui penandatanganan perjanjian strategis dengan TCC Land Asset World, dan sudah mengoperasikan The Imperial Boat House Beach Hotel. Selanjutnya perusahaan akan mempersiapkan pembukaan dua hotel lagi dalam tiga tahun ke depan.

Secara keseluruhan Meliá Hotels International kini memiliki 32 hotel di wilayah Asia Pasifik dengan hampir 8.100 kamar baik yang sudah beroperasi atau dalam perjanjian kerjasma, dan mengharapkan pertumbuhan sebanyak 10 hotel per tahun.

Selanjutnya pada 2016 ini, perusahaan akan membuka tujuh hotel baru yakni tiga di Indonesia, dua di Tiongkok, satu di Vietnam, dan satu di Myanmar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
properti

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top