Importir Korsel Beli Kopi Mandailing Senilai US$1 Juta

Kementerian Perdagangan melaporkan terjadinya tren peningkatan peningkatan komoditas kopi dari Korea Selatan sepanjang tahun ini.n
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 03 Maret 2016  |  23:35 WIB
Importir Korsel Beli Kopi Mandailing Senilai US$1 Juta
Kopi. - Jibi

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perdagangan melaporkan terjadinya tren peningkatan peningkatan komoditas kopi dari Korea Selatan sepanjang tahun ini.

Dari berbagai jenis kopi yang tersebar di seluruh Nusantara, kopi arabika Mandailing bahkan sangat diminati di Korea Selatan.

Terbukti salah satu importir dari negeri ginseng tersebut, Sun Woo (New Media Corp), menggunakan merek Arabica Coffee Mandheling di negaranya.

Mengawali tahun ini, Sun Woo membuat kontrak dagang dengan PT. Santama Arta Nami dari Medan, Sumatera Utara, untuk pembelian Kopi Arabika Mandailing sebesar US$1 juta.

Penandatanganan kontrak dilakukan Rabu (2/3) di Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan di Jakarta.

“Transaksi pembelian Kopi Arabika Mandailing oleh Sun Woo adalah dalam bentuk biji atau gongseng [green bean/roasted coffee]. Total kontrak dagang yang dilakukan antara kedua perusahaan tersebut mencapai US$1 juta untuk jangka waktu tiga tahun ke depan, terhitung mulai Maret 2016 sampai Maret 2019,” jelas Dirjen PEN Kemendag Nus Nuzulia Ishak, dalam siaran pers, Kamis (3/3/2016).

Kopi Indonesia memang sangat diminati di mancanegara. Menurut International Coffee Organization (ICO), Indonesia menduduki urutan ke-4 sebagai produsen kopi terbesar di dunia
pada 2014 dengan perkiraan produksi mencapai 622.000 metrik ton per tahun.

Nilai ekspor kopi Indonesia ke Korea Selatan pada 2015 mencapai US$10,81 juta atau meningkat 44,65% dibandingkan pada 2014 yang bernilai US$7,47 juta.

Ekspor Indonesia ke Korea Selatan didominasi oleh coffee, not roasted, not decaffeinated (HS 090111) sebesar 97,24% dan coffee, roasted, not decaffeinated (HS 090121) sebesar 2,28%.

Sementara, nilai ekspor kopi Indonesia ke dunia pada 2015 tercatat USD 1,19 miliar atau meningkat 15,21% jika dibanding periode yang sama pada 2014.

Dari nilai tersebut, Korea Selatan merupakan negara tujuan ekspor kopi Indonesia ke-22 dengan nilai US$10,81 juta (pangsa pasar 0,90%).

Pada kunjungannya ke Indonesia kali ini, selain mendatangani kontrak dagang, CEO Sun Woo, Kim Yung Uk, juga melakukan kunjungan ke roasting factory process, warehouse dan peninjauan ke perkebunan kopi serta melakukan coffee cultivate study di Medan, Sumatera Utara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kopi

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top