INDUSTRI PARIWISATA: Jumlah Wisatawan Asing September Naik 9,84%

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada September 2015 mengalami kenaikan sebesar 9,84% dari sebelumnya sebanyak 791.296 orang di tahun 2014 lalu, menjadi 869.179 orang.
Martin Sihombing | 02 November 2015 15:47 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada September 2015 mengalami kenaikan sebesar 9,84 persen dari sebelumnya sebanyak 791.296 orang di tahun 2014 lalu, menjadi 869.179 orang. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada September 2015 mengalami kenaikan sebesar 9,84 persen dari sebelumnya sebanyak 791.296 orang di tahun 2014 lalu, menjadi 869.179 orang.

"Pada September 2014 itu mengalami penurunan jika dibandingkan Agustus, namun di September 2015 ini jumlah wisman meningkat cukup tajam," kata Kepala BPS, Suryamin, dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (2/11/2015).

Suryamin mengatakan, jika dibandingkan dengan Agustus 2015, jumlah kunjungan wisman September 2015 juga mengalami kenaikan sebesar 2,19 persen, dimana tercatat jumlah kunjungan pada Agustus tersebut sebanyak 850.542 orang.

Menurut Suryamin, peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia tersebut salah satunya dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah untuk membebaskan visa dari puluhan negara sejak beberapa waktu lalu.

"Ini pengaruh kebijakan dibebaskannya visa untuk beberapa negara oleh pemerintah," ujar Suryamin.

Jumlah kunjungan wisman yang masuk melalui Bandara Ngurah Rai, Bali pada September 2015 naik 7,78 persen dibandingkan September 2014, yaitu dari 352,0 ribu kunjungan menjadi 379,4 ribu kunjungan. Demikian pula jika dibanding Agustus 2015, jumlah kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai, Bali naik cukup besar, yaitu 27,04 persen.

"Yang meningkat cukup tajam itu di Bandara Ngurah Rai, diperkirakan dampak dari Gunung Raung sudah kembali normal sehingga meningkat jumlah wisman. Sementara di Soekarno-Hatta Jakarta, mengalami penurunan, ini diperkirakan peralihan ke Ngurah Rai tersebut," ujar Suryamin.

Secara kumulatif atau periode JanuariSeptember 2015, jumlah kunjungan wisman mencapai 7,19 juta kunjungan atau naik 3,53 persen dibanding kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 6,95 juta kunjungan.

Sementara untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi pada September 2015 mencapai rata-rata 56,26 persen atau naik 2,05 poin dibandingkan dengan TPK September 2014 yang tercatat sebesar 54,21 persen.

Begitu pula jika dibanding TPK Agustus 2015, TPK hotel berbintang pada September 2015 naik 0,65 poin.

"Tingkat hunian meningkat, 56,26 persen tersebut tertinggi ketiga dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," kata Suryamin.

Sementara rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 27 provinsi selama September 2015 tercatat sebesar 1,96 hari, terjadi penurunan sebesar 0,06 poin, jika dibandingkan keadaan September 2014.

Tag : pariwisata
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top