Tingkatkan Keahlian Tenaga Kerja Indonesia, BNP2TKI Rangkul SMK

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) akan bekerjasama dengan sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk meningkatkan keterapilan calon TKI.
Tegar Arief | 17 Maret 2015 19:54 WIB
Keahlian tenaga kerja Indonesia akan ditingkatkan oleh BNP2TKI melalui SMK. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) akan bekerjasama dengan sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk meningkatkan keterapilan calon TKI.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah mewujudkan komitmen pemerintah untuk menghentikan pengiriman TKI Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) atau PRT yang ditarget akan tuntas pada 2017.

"Oleh karena itu BNP2TKI akan bekerjasama dengan berbagai sektor juga dengan SMK, untuk upgrading dan upskilling para pencari kerja yang berminat bekerja ke luar negeri," kata Kepala BNP2TKI Nusron Wahid, seperti dikutip dalam website BNP2TKI, Selasa (17/3/2015).

Menurut Nusron, ada tiga program yang diharapkan dapat didukung oleh semua pihak yakni upgrading dan calon TKI, yakni pemberdayaan purna TKI yang terintegrasi, serta kerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), membuat pelatihan Training of Trainer (TOT)untuk menjadi instruktur BLK dan Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) yang materinya tentang literasi keuangan.

"Ada dua jenis edukasi dari BNP2TKI bagi TKI purna yakni edukasi keuangan, dan edukasi kewirausahawan. Setelah dilatih jangan sampai ada TKI purna yang malah pergi bekerja ke luar negeri lagi," ujarnya.

Apabila seluruh upaya tersebut berhasil, sambungnya, maka minat masyarakat untuk menjadi pekerja migran di sektor pembantu rumah tangga akan menurun drastis.

Tag : TKI
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top