Bebas Visa, Ini Strategi Trans Hotel Hadapi Lonjakan Wisman

Pengelola hotel siap mengantisipasi meningkatnya kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke destinasi di Tanah Air setelah pemerintah menetapkan penambahan jumlah negara penerima fasilitas bebas visa.n
Feni Freycinetia Fitriani | 17 Maret 2015 19:50 WIB
Turis asing di Desa Wisata Wonogiri, Jateng - Antara
Bisnis.com, JAKARTA - Pengelola hotel siap mengantisipasi meningkatnya kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke destinasi di Tanah Air setelah pemerintah menetapkan penambahan jumlah negara penerima fasilitas bebas visa.
 
General Manager Marketing Communication Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung Grandy Prajayakti mengatakan langkah pemerintah memberi fasilitas bebas visa bagi turis dari 30 negara diprediksi mampu meningkatkan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel. 
 
"Kami siap menyambut turis asing dari berbagai negara datang ke Tanah Air. Sejak awal Trans Hotel memang menyiapkan fasilitas dan pelayanan sesuai standar internasional," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (17/3/2015). 
 
Dia menuturkan kedatangan turis asing ke Trans Hotel Bandung sejalan dengan makin banyaknya wisman dari negara tetangga yang menyasar Kota Kembang sebagai destinasi wisata. Tak heran, turis asing yang menginap di Trans Hotel Bandung rata-rata berasal dari negara Asean dan Timur Tengah, misalnya Malaysia, Singapura, dan Arab Saudi.
 
Grandy memaparkan saat ini pendapatan utama perusahaan berasal dari wisatawan nusantara (wisnus) dengan persentase sebesar 85%. Sementara itu, jumlah tamu asing yang menginap di Trans Hotel baru berkisar 15%. 
 
Kendati demikian, dia memaparkan kedatangan turis asing mengalami peningkatan pesat pada tahun lalu. "Peningkatan jumlah tamu asing pada 2013-2014 mencapai 300%. Kami optimis tren kunjungan tamu asing dari berbagai negara akan meningkat jika peraturan bebas visa untuk 30 negara mulai berlaku," katanya. 
 
Saat ini kawasan terpadu Trans Studio Bandung memiliki Trans Hotel (bintang 6) dengan kapasitas 280 kamar dan Ibis Hotel (bintang 3) yang memiliki 606 kamar. Sementara itu, perusahaan juga telah meresmikan Trans Hotel Bali yang dilengkapi 180 kamar dan 20 villa. Telah beroperasinya Trans Hotel Bali diprediksi dapat meningkatkan kedatangan tamu asing pada tahun ini. 
 
"Berbeda dengan Bandung, Bali sudah terkenal di kalangan wisatawan dunia. Kami berharap dengan diberlakukannya aturan bebas bisa, turis asing yang menggunakan fasilitas hotel kami berasal dari berbagai negara." 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata

Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top