Berfitur Biometrik, ZTE Luncurkan Unggulan Baru Grand S3

Vendor perangkat telekomunikasi asal China, ZTE Corp memperkenalkan unggulan terbaru yang mengusung fitur biometrik mata pertama di dunia bertitel Grand S3.
Sanjey Maltya | 02 Maret 2015 18:10 WIB
Otentifikasi melalui biometrik jauh lebih akurat dari sistematika pemecahan masalah yang sering terjadi dengan kata sandi, akibat lupa maupun telah diretas. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Vendor perangkat telekomunikasi asal China, ZTE Corp memperkenalkan unggulan terbaru yang mengusung fitur biometrik mata pertama di dunia bertitel Grand S3.

Teknologi yang lazim disebut EyePrint ID besutan EyeVerify, memungkinkan pengguna mengunci sekaligus mengamankan perangkatnya tanpa kata sandi demi meningkatkan taraf keamanan serta kerahasiaan data pribadi dalam perangkat.

Adam Zeng Xuezhong Executive Vice President ZTE Corporation sekaligus Chief Executive Officer ZTE Mobile Device mengungkapkan kegembiraan perusahaan bermitra dengan EyeVerify yang mencaplok solusi EyePrint ID

"Kini, ponsel pintar ZTE seri Grand berfokus pada fitur-fitur yang mampu meningkatkan keamanan para pengguna dari kalangan bisnis. Grand S3 yang dilengkapi solusi EyeVerify menawarkan perlindungan data pribadi yang tak ada duanya di dunia," ujarnya, Senin (2/3/2015).

Chris Barnett EVP Global Sales & Marketing EyeVerify mengungkapkan otentifikasi melalui biometrik jauh lebih akurat dari sistematika pemecahan masalah yang sering terjadi dengan kata sandi, akibat lupa maupun telah diretas.

Sinergi perangkat dengan teknologi EyePrint ID memungkinkan pengguna mengunci perangkat tanpa sandi dengan memindai pola susunan syaraf unik di bola mata manusia melalui kamera depan ZTE Grand S3.

Menurut Adam, fitur tersebut akan ditemui di seluruh perangkat ZTE seri Grand berikutnya yang akan terintegrasi dengan fitur mobile payment. "Hingga saat ini, perusahaan telah mampu menjual sekitar 5 juta unit seri tersebut secara global."

Mengenai spesifikasi internal, Grand S3 mengusung bentang layar 5,5 inci full-high definition dengan resolusi 1920x1080 piksel yang didukung otak bikinan Snapdragon 801 MSM8974AC quad-core berkecepatan 2,5 gigahertz.

Kinerja pasangan tersebut didukung random access memory (RAM) 3 gigabyte dengan memori internal 16 GB yang dapat diekspansi melalui slot microSD menjadi 64 GB.

Komponen semikonduktor utama tersebut telah mendukung layanan telekomunikasi seluler generasi keempat 4G-LTE baik TDD maupun FDD selain GSM dan WCDMA. Selain itu, ponsel juga disemat kamera belakang 16 megapiksel dengan kamera sekunder 8 MP.

Ponsel pintar yang ditenagai baterai berkapasitas 3.100 mAh ini disuntik sistem operasi Android 4.4 Kitkat. Uniknya, keseluruhan rangkaian ponsel pintar tersebut hanya berdimensi 154x77x9,8 milimeter. []

Tag : zte
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top