Tol Palembang-Indralaya Tender Maret 2015

Pemprov Sumatra Selatan memastikan proyek pembangunan jalan tol Palembang-Indralaya atau Palindra bakal mulai ditenderkan pada Maret 2015, sekaligus ditargetkan rampung 2017 mendatang.
Ringkang Gumiwang | 02 Februari 2015 17:38 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, PALEMBANG—Pemprov Sumatra Selatan memastikan proyek pembangunan jalan tol Palembang-Indralaya atau Palindra bakal mulai ditenderkan pada Maret 2015, sekaligus ditargetkan rampung 2017 mendatang.
 
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemprov Sumsel Ekowati Retnaningsih mengatakan Pemprov Sumsel tengah mempersiapkan tender atau lelang pengerjaan proyek pada Maret 2015.
 
“Jadi nanti bagi kontraktor yang berkenan bisa mendaftarkan diri melalui website yang ada. Pemenang tender proyek jalan tol Palindra akan diumumkan pada beberapa bulan ke depan,” katanya, Senin (02/02).
 
Ekowati menambahkan Pemprov Sumsel akan rapat bersama dengan Kementerian Perhubungan terkait rencana dan pelaksanaan infrastruktur di Sumsel. Pemprov Sumsel berharap jalan tol Palindra benar-benar bisa mulai dibangun tahun ini.
 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Rizal Abdullah mengatakan pembangunan jalan tol Palindra kemungkinan bisa direalisasikan pada Juni 2015. Rencananya, proyek jalan tol Palindra dapat selesai dalam waktu dua tahun ke depan.
 
“Ada beberapa skema pembangunan antara lain, tahap pertama dimulai dari Indralaya-Kota Terpadu Mandiri [KTM], tahap kedua dari KTM -Pemulutan, dan tahap ketiga dari Pemulutan-Palembang. Panjangnya lebih kurang 22 km,” tuturnya.
 
Rencananya, pembangunan tiap tahap akan berjalan menumpuk, meskipun tahap sebelumnya masih berjalan. Pemprov Sumsel menargetkan Indralaya-KTM rampung September 2016, KTM-Pemulutan rampung Maret 2017 dan Pemulutan-Palembang selesai September 2017.
 
Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki mengaku pelaksanaan jalan tol Palindra pada tahun ini hampir saja diundur menjadi 2017. Pasalnya, Kementerian BUMN memilih mengalokasikan dana jalan tol sebesar Rp1 triliun ke provinsi lainnya, ketimbang Provinsi Sumsel.
 
“Memang sebelumnya ada info bahwa tol Palindra akan di-pending pengerjaannya menjadi 2017 nanti. Tapi sudah diperjuangkan Komisi IV DPR RI, dan alhamdulillah keinginan untuk dikerjakan tahun ini, bisa terwujud,” ujarnya.
 
Ishak mengungkapkan progres pembangunan jalan tol Palindra saat ini masih dalam persiapan lahan. Menurutnya, sebagian lahan untuk proyek tersebut sudah clear, sedangkan sisanya akan dikebut agar rampung pada Maret.
 
Oleh karena itu, Pemprov Sumsel terus mematangkan rencana pembebasan lahan. Pemprov Sumsel juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota yang terlibat dalam pembebasan lahan bagi proyek jalan tol Palindra tersebut.  
 
Sekadar informasi, proyek jalan tol Palindra tersebut diperkirakan menelan dana pembangunan hingga Rp4,08 triliun. Alokasi dana itu bukan hanya dari APBD Pemprov Sumsel atau APBN saja, namun juga dari equity sharing PT Hutama Karya dan Jasa Marga.

Tag : proyek tol, tol palembang-indralaya
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top