Penghapusan Bensin RON 88 Butuh Lima Bulan

Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi bersikukuh penghapusan bensin berbilangan oktan (research octane number/RON) 88membutuhkan waktu enam bulan kendati Menteri ESDM memberikan waktu dua tahun.
Fauzul Muna
Fauzul Muna - Bisnis.com 07 Januari 2015  |  21:11 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi bersikukuh penghapusan bensin berbilangan oktan (research octane number/RON) 88membutuhkan waktu enam bulan kendati Menteri ESDM memberikan waktu dua tahun.

Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri mengatakan waktu yang diberikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada PT Pertamina (Persero) selama dua tahun merupakan durasi maksimal penghapusan RON 88.

“Itu kan maksimum [dua tahun],” katanya di Jakarta, Rabu (7/1/2015).

Menurutnya, penghapusan bensin RON 88 bisa dilakukan tanpa melakukan peningkatan spesifikasi kilang milik Pertamina. Pencampuran methyl tertiary butyl ether (MTBE) dengan nafta yang dihasilkan kilang Pertamina bisa menciptakan bensin RON 92 atau setara Pertamax.

Dia menjelaskan proses pencampuran bisa dilakukan di storage yang saat ini digunakan untuk menyimpan premium. “Bisa dicampur di tangki, namun RON 88 harus dikuras habis supaya RON 92 bisa masuk,” jelasnya.

Menurutnya, teknis pengosongan tanki membutuhkan waktu kurang dari lima bulan. Apalagi, saat ini Pertamina telah menghentikan kontrak baru impor RON 88.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga BBM

Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top