KAI Waspadai Perlintasan Liar di Tegal-Prupuk

PT Kereta Api Indonesia akan semakin meningkatkan kewaspadaan di setiap perlintasan liar sepanjang lintas Prupuk-Tegal sebagai imbas dari penambahan frekuensi perjalanan KA Kamandaka per 19 Desember mendatang.
Puput Ady Sukarno | 02 Desember 2014 02:42 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia akan semakin meningkatkan kewaspadaan di setiap perlintasan liar sepanjang lintas Prupuk-Tegal sebagai imbas dari penambahan frekuensi perjalanan KA Kamandaka per 19 Desember mendatang.

Manager Corporate Communication PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono mengatakan dengan penambahan frekuensi KA Kamandaka jalur Semarang-Purwokerto dari sekali sehari menjadi 3 kali seharii menyebabkan lintas Prupuk-Tegal akan semakin banyak perjalanan kereta apinya.

"Jika saat ini, setiap hari lintas ini hanya dijalani 8 KA, mulai 19 Desember nanti jumlahnya akan meningkat menjadi 12 KA setiap harinya. Masing-masing 6 KA BBM dan 6 KA Kamandaka," tuturnya, Senin (1/12/2014).

Menurutnya selain masih menggunakan rel jenis P 38 yang lebih kecil dibandingkan di lintas double track, kedala lain yang perlu diwaspadai di lintas Prupuk-Tegal adalah banyaknya perlintasan liar. Saat ini setidaknya terdapat 33 perlintasan liar disamping 45 perlintasan resmi yang tidak dijaga di lintas sepanjang 40 km ini.

Keberadaan perlintasan liar ini, lanjutnya disamping membahayakan keselamatan KA dan pengguna jalan, juga membuat pengoperasian KA tidak dapat maksimal.

"Masinis harus berulang kali mengurangi kecepatan keretanya karena banyaknya masyarakat yang menyeberang di perlintasan liar. Kami sangat prihatin dengan banyaknya perlintasan liar di lintas Prupuk- Tegal ini," ujarnya.

PT KAI berharap pihak pemerintah daerah dapat segera menutup perlintasan- perlintasan liar tersebut untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan. Hal ini sesuai amanat Pasal 94 Undang-Undang No.23/2007 Tentang Perkeretaapian.

Pihaknya menjelaskan bahwa dalam pasal tersebut ditegaskan, penutupan perlintasan sebidang tidak berijin (liar) dilakukan oleh pemerintah atau pemerintah daerah.

Surono mengatakan dengan penambahan perjalanan KA Kamandaka diharapkan dapat menjadi alternatif transportasi yang lebih cepat dan nyaman pada koridor Purwokerto-Tegal-Semarang ditengah semakin seringnya terjadi kemacetan di jalan raya.

Diketahui, per 19 Desember 2014, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menambah frekuensi perjalanan kereta api (KA) Kamandaka jurusan Purwokerto-Semarang pp, dari sekali menjadi tiga kali perjalanan setiap harinya menyusul tingginya animo masyarakat menggunakan moda transportasi tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kereta api

Editor :

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top