Pertamina Targetkan 8.400 Bright Gas Terjual di Sulut

PT Pertamina (Persero) menargetkan penjualan Bright Gas sebanyak 8.400 tabung di Sulawesi Utara (Sulut), hingga akhir tahun ini seiring dengan mulai beralihnya konsumen dari gas tabung 12 kg ke produk premium tersebut.
Herdiyan | 02 November 2014 18:00 WIB
Tampilan tabung gas Bright Gas ini diklaim lebih menarik. - bumn.go.id

Bisnis.com, MANADO—PT Pertamina (Persero) menargetkan penjualan Bright Gas sebanyak 8.400 tabung di Sulawesi Utara (Sulut), hingga akhir tahun ini seiring dengan mulai beralihnya konsumen dari gas tabung 12 kg ke produk premium tersebut.

Sales Executive LPG Pertamina Sulut dan Gorontalo Ahmad Ubaidillah Maksum mengatakan target itu setara dengan pangsa 40% dari total peredaran tabung gas elpiji 12 kg di daerah tersebut sebanyak 21.000 tabung.

Menurutnya, optimisme itu dibuktikan dengan realisasi penjualan Bright Gas selama Oktober 2014 mencapai 2.500 tabung. Pertamina baru memasarkan produk tabung gas baru dengan brand Bright Gas itu di Manado dan sekitarnya sejak Oktober, guna rebranding tabung gas elpiji 12 kg.

“Meski telah dipasarkan di Manado sejak Oktober, kami launching mulai hari ini,” katanya di sela peluncuran Bright Gas di Manado, Sabtu (1/11/2014).

Dia mengungkapkan Pertamina berharap konsumen mulai beralih ke tabung gas baru yang dinilai lebih aman tersebut. Perusahaan pelat merah itu fokus memasok stok-stok Bright Gas ke agen-agen resmi di wilayah Sulut untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Bahkan, pihaknya menyiapkan stok sebanyak 35.000 tabung Bright Gas untuk wilayah Sulawesi, mulai dari Sulut hingga Sulawesi Selatan (Sulsel). “Itu baru tahap pertama. Kalau habis, kami siapkan tahap berikutnya,” tegasnya.

Menurut dia, berbeda dari pendahulunya yaitu elpiji 12 kg, tampilan tabung gas Bright Gas ini diklaim lebih menarik. “Ada empat pilihan warna, yakni biru metalik (bluish green metallic), hijau metalik (astroid green metallic), ungu metalik (blue purple metallic), dan ungu kemerahan metalik (red purple metallic),” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina, Bright Gas

Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top