Cabai Rawit Mahal, Konsumen Diminta Beralih ke Cabai Keriting

Pemerintah menyarankan agar masyarakat beralih membeli cabai merah besar atau cabai keriting sebagai pengganti sementara selagi harga cabai rawit melambung hingga Rp100.000/kg.
Wike Dita Herlinda | 02 April 2014 17:20 WIB
Cabai rawit produksi petani - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA--Pemerintah menyarankan agar masyarakat beralih membeli cabai merah besar atau cabai keriting sebagai pengganti sementara selagi harga cabai rawit melambung hingga Rp100.000/kg.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Srie Agustina menjelaskan inflasi harga cabai dipicu oleh merosotnya suplai akibat bencana letusan gunung berapi di beberapa daerah awal tahun ini.

“Hanya saja begini, cabai ini kan banyak jenisnya, jadi seharusnya ada substitusi cabai yang lain. Lagipula, harga cabai yang lain sedang turun, sekarang sedang landai. Kita substitusi saja dengan cabai merah besar dan cabai merah keriting,” katanya, Rabu (4/2/2014).

Pemerintah, lanjutnya, berharap tidak lama lagi harga cabai rawit akan mulai turun karena adanya potensi panen raya di beberapa daerah di tanah air

“Cabai rawit ada dua jenis, yaitu cabai runduk dan caplak. Initinya akan ada potensi panen. Dalam 1 sampai 2 bulan ke depan harga ini akan turun. Untuk sementara itu, please beli cabai merah besar dan cabai merah keriting.”

 

 

Tag : harga cabai
Editor : Ismail Fahmi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top