Universitas Pakuan Sediakan Tenaga Pendampingan UKM

Universitas Pakuan Bogor menyediakan bantuan tenaga pengajar atau tenaga ahli untuk pendampingan dan pelatihan terhadap sumber daya manusia mitra usaha mereka PT Permodalan Nasional Madani, yakni pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.
Mulia Ginting Munthe | 02 Maret 2014 01:45 WIB
Pembiayaan ULaMM semakin mendominasi portfolio pembiayaan PNM sejak 2008. - bisnis.com

Bisnis.com,   JAKARTA - Universitas Pakuan Bogor menyediakan bantuan tenaga pengajar atau tenaga ahli untuk pendampingan dan pelatihan terhadap sumber daya manusia mitra usaha mereka PT Permodalan Nasional Madani, yakni pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

Universitas Pakuan Bogor dan PT Perusahan Nasional Madani (PNM) menandatangani naskah kesepakatan kerja. Khususnya  menyusun dan mengembangkan program pelatihan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sebagai mitra usaha PNM.

Bibin Rubini, Rektor Universitas Pakuan Bogor, mengtakan ruang lingkup kemitraan yang diatur pada perjanjian kerja sama itu mencakup penelitian dan pengembangan produk-produk bisnis yang dihasilkan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

”Melalui kesepakatan ini Universitas Pakuan dan PNM berkomitmen dan berkontribusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus membangun kemitraan yang saling menguntungkan,” katanya melalui keterangan resminya kepada Bisnis, Sabtu (1/02).

Bibin berharap kerja sama dengan PNM bisa merealisasi peningkatan kpasitas SDM UMKM Indonesia sehingga bisa lebih maju dan berkembang. Akhirnya meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja baru, dan mengembangkan ekonomi nasional.

“Hanya dengan cara ini kita bisa mengangkat harkat dan martabat perekonomian nasional menjadi ekonomi yang mandiri dan tangguh yang berbasis bisnis pelku UMKM.”

Direktur Utama PNM, Parman Nataatmadja, menambahkan PNM sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), memng mendapat tugas dari pemerintah untuk membantu pengembangan UMKM melalui pembiayaan maupun pembinaan.

Aktivitas pembiayaan awalnya dilakukan melalui bank-bank umum, bank perkreditan rakyat, lembaga keuangan mikro/syariah (LKMS), dan sekarang diintensifkan secara langsung melalui jaringan layanan Unit Layanan Modal Mikro (UlaMM) seiring dengan transformasi bisnis perusahaan.

“Karena itu pembiayaan ULaMM semakin mendominasi portfolio pembiayaan PNM sejak 2008, menggeser dominasi kredit program dan lembaga keuangn mikro linnya,” papar Parman.

Tag : ukm
Editor : Fatkhul-nonaktif

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top