Perampungan Proyek Sungai Pasanggrahan, Angke dan Sunter Molor

Bisnis.com, JAKARTA—Perampungan proyek penanganan sungai Pesanggrahan, Angke dan Sunter (PAS) diprediksi bakal mundur dari target sebelumnya. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Mohammad Hasan mengungkapkan perampungan
Oktaviano DB Hana | 12 Agustus 2013 20:49 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Perampungan proyek penanganan sungai Pesanggrahan, Angke dan Sunter (PAS) diprediksi bakal mundur dari target sebelumnya.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Mohammad Hasan mengungkapkan perampungan proyek pada tiga sungai Besar di Jakarta tersebut diperkirakan mundur hingga 2015 karena terkendala pembebasan lahan.

“Saya kira ada pengunduran (target selesai), tetapi tidak terlalu jauh. Bila sebelumnya rencana selesai pada akhir tahun 2014, maka kira-kira akan mundur enam bulan, “  ujarnya di Jakarta, Senin (12/8/2013)

Dia menjelaskan pada 2012 proses pembebasan lahan relatif lebih mudah sebab lahan tersebut kebanyakan dimiliki oleh para pengembang dan dinasProvinsi DKI.

"Yang tahun lalu kan kita membebaskan atau mengerjakan di lahan-lahan milik pengembang dan dinas-dinas di bawah DKI. Mereka lebih mudah merelakan lahannya," jelasnya.

Sementara pada tahun ini, jelasnya, pembebasan lahan menjadi kendala sebab kebanyakan merupakan lahan milik masyarakat umum yang proses negosiasinya berjalan alot.

"Kalau sekarang harus masuk ke tanah masyarakat yang harus dibebaskan oleh Pemprov DKI. Ya ini yang agak lama. Negosiasi makan waktu," tuturnya.

Sebelumnya, penanganan proyek PAS yang ditargetkan selesai pada awal 2014 akan dapat mengurangi 32 titik dari 68 titik rawan banjir yang ada di Jakarta.

Proyek tersebut dilaksanakan secara multiyears (2011-2014) menelan investasi sedikitnya Rp 2,3 triliun. Proyek tersebut merupakan pemasangan tanggul dan normalisasi ketiga sungai besar yang melintas di Jakarta.

Untuk normalisasi Kali Pesanggrahan, katanya, meliputi luas daerah aliran sungai (DAS) 142,1 km2 panjang alur sungai utama 16,7 km.

Sementara itu, normalisasi Kali Angke Hulu meliputi luas DAS 255 km2 dan panjang sungai utama 16,1 km. Total panjang pekerjaan ini adalah 20 km.

Sedangkan normalisasi Kali Sunter mencakup DAS seluas 73,1 km2 dan panjang sungai utama 37 km. Total panjang pekerjaan Kali Sunter 18,35 km, yang menghubungkan Jembatan Pertemuan BKT di Cipinang Melayu sampai dengan Jembatan Delta (Jaka Sampurna).

Tag : proyek sungai pasanggrahan, angke dan sunter
Editor : Ismail Fahmi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top