32 Desa Daftar Domain Lokal Desa.id

BISNIS.COM, JAKARTA--Sebanyak 32 desa telah mendaftar untuk menggunakan domain lokal baru desa.id pada masa pra registrasi sejak 15-27 April. Desa.id sendiri dirilis pada 1 Mei.
Febrany D. A. Putri | 30 April 2013 18:34 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Sebanyak 32 desa telah mendaftar untuk menggunakan domain lokal baru desa.id pada masa pra registrasi sejak 15-27 April. Desa.id sendiri dirilis pada 1 Mei.

Pembukaan masa pra registrasi ini memungkinkan seluruh desa di Indonesia mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendaftarkan nama domain desa mereka. Provinsi dengan desa pendaftar terbanyak adalah Jawa Tengah, Jawa Barat, Riau, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Jambi.

Ketua Umum Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) Andi Budimansyah menyebutkan masa pra registrasi bertujuan untuk memberikan nama domain tertentu kepada desa yang lebih dulu mendaftar. Saat ini ada sekitar 65.000 desa di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, potensi untuk memiliki nama desa yang sama sangat besar.

"Oleh karena itu kami adakan masa pra registrasi. Sebelumnya, jika pada masa ini nama desa yang mendaftar ada yang sama, kami akan undi, tapi tidak ada. Setelah masa pra registrasi, bagi desa yang namanya sama dengan yang sudah terdaftar, harus mengganti nama," ujar Andi kepada Bisnis, Selasa (30/4/2013).

Desa.id akan dijual dengan harga Rp50.000. Tidak ada perbedaan harga antara masa pra dengan pasca registrasi. Lebih lanjut, Andi mengatakan domain baru ini dapat membantu menggenjot penjualan domain lokal pada tahun ini. Meski demikian, Andi enggan menargetkan penjualan domain desa.id sepanjang tahun ini, karena tujuan utama penyediaan domain bukan untuk bisnis.

Sebelumnya, desa.id diusulkan oleh Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara (RPDN) dan Gerakan Desa Membangun (GDM). Usulan ini diajukan karena desa sebagai satuan pemerintahan terkecil tidak dapat menggunakan domain go.id. Domain go.id hanya dapat digunakan hingga level kabupaten dan kota.

Lebih lanjut, Andi menyampaikan desa.id dapat mendorong perkembangan dan promosi potensi desa d seluruh Indonesia. Hal senada dikemukakan Kepala Desa Dermaji Bayu Setyo, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

“Saya berharap dirilisnya desa.id akan mendorong penguatan desa sebagai sebuah komunitas,” ujarnya.

Domain desa.id akan menambah daftar domain lokal yang dijual registrar. Sebelumnya, pada Agustus 2012, PANDI merilis dua domain yakni my.id dan biz.id. Saat ini, 12 registrar yang ditunjuk PANDI menjual delapan domain lokal yakni co.id, web.id, sch.id, or.id, my.id, biz.id, ac.id, dan net.id.

Berdasarkan data penjualan domain PANDI, hingga awal Maret 2013, jumlah domain lokal yang terjual berjumlah 108.979 domain. Domain co.id menduduki puncak penjualan sebanyak 43.409 domain, disusul web.id 42.583 domain dan sch.id 10.495. Meski demikian, jumlah penjualan domain lokal masih tertinggal jauh dari total penjualan domain internasional, sebanyak 247.827 domain.

Pada tahun ini PANDI menargetkan total penjualan domain lokal mampu mencapai 300.000 domain. Selain itu PANDI juga memproyeksikan nilai penjualan domain lokal tahun ini mencapai Rp22,5 miliar dengan rata-rata harga Rp75.000 per domain.

Tag : domain lokal, desa.id, andi budimansyah
Editor : Endot Brilliantono

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top