TOL MEDAN & BANTEN: 8 investor ajukan penawaran

JAKARTA-Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) merilis masing-masing empat investor peminat untuk pemegang konsesi tol Medan-Kualanamu dan Serpong-Balaraja (tol Banten).Kepala BPJT,  Achmad Gani Ghazali mengatakan kedelapan investor itu telah memasukkan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 Desember 2012  |  02:15 WIB

JAKARTA-Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) merilis masing-masing empat investor peminat untuk pemegang konsesi tol Medan-Kualanamu dan Serpong-Balaraja (tol Banten).Kepala BPJT,  Achmad Gani Ghazali mengatakan kedelapan investor itu telah memasukkan dokumen prakualifikasi untuk menggarap jalan bebas hambatan Medan-Kualanamu dan Serpong Balaraja.“Delapan investor itu telah memasukkan dokumen prakualifikasi untuk konsesi jalan tol,” ujar Gani yang dihubungi Bisnis (20/12).Untuk tol Medan-Kualanamu empat investor yang telah memasukkan dokumen itu antara lain Konsorsium SP Road dan PT Prabu Persada; Konsorsium BUMN yang terdiri dari  PT Jasa Marga Tbk, PT Waskita Karya Tbk, PT Pembangunan Perumahan Tbk dan PT Hutama Karya; PT Bangun Cipta Sarana; dan Konsorsium PT Nusantara Infrastruktur Tbk dan Korea.Sementara empat investor peminat untuk tol Serpong-Balaraja antara lain, PT PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, Konsorsium SP Road dan PT Prabu Persada; Konsorsium PT Bumi Serpong Damai Tbk, PT Astratel Nusantara, dan PT Transindo Karya Investama dan Konsorsium PT Nusantara Infrastuktur Tbk dan Egys.Gani mengatakan pihaknya sedang mengkaji dokumen yang masuk itu. Dokumen yang telah diterima ini akan dievaluasi sekitar dua bulan untuk menentukan pemenangnya."Pemenang akan diumumkan pada saat lelang investasi, sekarang BPJT sedang mengkaji lulus atau tidak," ujarnya.Bersamaan dengan proses evaluasi ini akan dibentuk tim pengadaan tanah (TPT) dan panitia pengadaan tanah (P2T) guna mempercepat proses konstruksi. Adapun proses lelang investasi diperkirakan mulai terlaksana pada tengah tahun kedua 2013.Gani menjelaskan ruas Medan-Kualanamu separuhnya dikerjakan oleh pemerintah dan sisanya akan ditenderkan itu.“Yang kemaren ground breaking itu Medan-Kualanamu yang dikerjakan pemerintah, terus yang sisanya yang akan dilelang investasi,” ujar Gani.Ruas yang dikerjakan pemerintah sudah dilakukan groun breaking pada awal November kemarin. Pembangunan itu menggunakan loan China 90% dan APBN 10%.Sementara itu, Production General Menager and Investor Relation  PT Waskita Karya Tbk, Agus Sugiono membenarkan pihaknya telah membentuk konsorsium untuk menggarap jalan tol Medan-Kualanamu."Medan-Kualanamu yang menuju airport baru. Airportnya sudah dikerjakan Waskita dan akan selesai tahun depan,” papar Agus.Dihubungi secara terpisah, Direktur PT Nusantara Infrastructure Tbk, Bernardus Djonoputro mengungkapkan, pihaknya tertarik untuk membangun proyek tol Medan-Kualanamu merupakan komitmen perusahaan  untuk terlibat dalam pembangunan tol di Indonesia. “Kami tertarik bangun tol Medan-Kualanamu karena itu bagian dari komitmen kami untuk berpartisipasi bangun infrastruktur di luar Pulau Jawa,” ujar Bernardus.Bernardus menambahkan  untuk menggarap proyek jalan tol Medan-Kualanamu, pihaknya membentuk konsorsium dengan POSCO salah satu perusahaan konstruksi terbesar Korea. Konsorsium itu akan bernama Nusantara Posco.Sementara untuk tol Serpong-Balaraja, Bernardus mengungkapkan pihaknya sangat tertarik untuk menggarap ruas yang diprakarsai PT Bumi Serpong Damai itu karena akan terhubung dengan ruas tol Serpong-Pondok Aren yang sudah dioperasikan oleh Nusantara Inrastruktur.“Kita menjadi penting di situ karena ruas tol itu secara finansial menjadi bagus jika terhubung dengan ruas tol yang sudah kita operasikan, itu tidak dapat berdiri sendiri,” ujar Bernardus.Nusantara Infrastuktur sendiri sudah berpengalaman membangun jalan tol di luar. Tercapatat selain ruas Serpong-Pondok Aren, perusahaan telah mengoperasikan jalan tol pelabuhan Makassar sepanjang 5,95 kilometer (km) sejak 1998 yang menghubungkan Pelabuhan Soekarno-Hatta dengan ujung barat Kota Makassar serta melalui Jembatan Tallo. Jalan tol lain yang dioperasikan juga ialah jalan tol seksi empat tol Makassar sepanjang 11 km.Adapun nilai investasi untuk ruas Serpong-Balaraja sepanjang 36,30 kilometer itu diperkirakan mencapai Rp5 triliun. Jalan bebas hambatan itu akan melewati di enam kecamatan di wilayah selatan hingga barat Kabupaten Tangerang, yaitu Cisauk, Legok, Curug, Panongan, Tigaraksa, dan Balaraja. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Thomas Mola

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top