KILANG BONTANG: Pertamina Ambil Keputusan Final Juni 2013

JAKARTA—Pada Juni 2013, PT Pertamina (Persero) akan membuat sikap dan keputusan terkait pembangunan kilang di Bontang, Kalimantan Timur.
Fajrin | 11 Desember 2012 13:46 WIB

JAKARTA—Pada Juni 2013, PT Pertamina (Persero) akan membuat sikap dan keputusan terkait pembangunan kilang di Bontang, Kalimantan Timur.

Direktur Pengolahan Pertamina Chrisna Damayanto mengatakan bila pemerintah tidak mengabulkan permohonan insentif yang diajukan Kuwait Petroleum Corporation selaku partner Pertamina, maka Pertamina akan mencari partner lain.“Saat ini masih dalam tahap evaluasi. Insentif belum disetujui, kalau tidak setuju ya kita bubar, kita akan cari partner lain. Nanti Juni 2013 keputusannya,” kata Chrisna kepada Bisnis hari ini, Selasa (11/12/2012).Menurut Chrisna, Indonesia sangat membutuhkan kilang. Sehingga, pihaknya ingin melakukan aksi dengan cepat dan tidak ingin berlama-lama. Ibaratnya, bila pemerintah dan Kuwait sama-sama bertahan dengan keinginan masing-masing, maka pihaknya akan mencari partner lain.Adapun plan B atau rencana partner baru, Chrisna mengaku sudah mulai merencakannya. Namun sayang, hal tersebut belum boleh dipublikasikan.“Kita cari partner lain yang mau. Sebelumnya kami mencari, tapi tidak boleh di ekspose, mau kami cari ke negara barat atau timur, tidak boleh bilang. Ada plan B, tapi masih rahasia,” katanya.

Menurutnya, studi kelayakan rencana pembangunan kilang di Bontang (hasil relokasi dari Balongan) sudah hampir selesai.Seperti diketahui, Pemerintah menargetkan pembangunan tiga buah kilang minyak berkapasitas total 900.000 barel per hari bisa terealisasi pada 2018 dan 2019.

Ketiga kilang tersebut adalah kilang yang akan dibangun Pertamina dengan Kuwait Petroleum (Kalimantan), Kilang yang dibangun Pertamina dengan Saudi Aramco (Jawa Timur), dan satu kilang lagi yang rencananya menggunakan APBN di Sumatera Selatan. Hingga hari ini, belum ada satu pun konstruksi fisik yang dimulai.  (sut)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup