HARGA ANJLOK, Petani Kelapa Sawit di Bengkulu menjerit

BENGKULU - Para petani kelapa sawit di Bengkulu mulai mengeluhkan harga jual buah sawit yang kembali turun pekan ini, setelah sempat beranjak naik.Pedagangan pengumpul pekan ini membeli Rp800, sedangkan sebelumnya sempat naik Rp830/kg, kata Budi, seorang
News Editor | 09 Desember 2012 11:00 WIB

BENGKULU - Para petani kelapa sawit di Bengkulu mulai mengeluhkan harga jual buah sawit yang kembali turun pekan ini, setelah sempat beranjak naik.Pedagangan pengumpul pekan ini membeli Rp800, sedangkan sebelumnya sempat naik Rp830/kg, kata Budi, seorang petani sawit Bengkulu, Minggu.Ia mengatakan, sebelumnya harga sawit itu beranjak naik menjadi Rp830 setelah lama terpuruk dengan harga di bawah Rp600 per kilogram.Kembali turunnya harga buah sawit itu petani kesulitan memenuhi biaya pemeliharaan terlebih membeli pupuk sudah lima bulan tidak dilakukan."Kebun kami hanya dua hektare bila pemeliharaan dan pemupukan normal bisa menghasilkan lima ton per bulan, namun setelah tidak terawat turun drastis," ujarnya.Biaya pemeliharaan, panen dan pemupukan memerlukan biaya di atas Rp5 juta, sedangkan setiap panen saat ini produksinya kurang dan harga rendah.Hasil jual buah sawit itu tidak mencukupi untuk kebutuhan kebun tersebut, lebih baik dibelikan bahan pokok untuk kebutuhan hidup keluarga, ujarnya.Managar pabrik PT Palma Mas Sejahtra (PMS) Aswin Kobar mengatakan, pihaknya membeli buah sawit umur di atas lima tahun Rp1.035 harga itu akan turun lagi mengingat pengaruh harga minyak mentah sawit nasional.Harga minyak mentah kelapa sawit lokal saat ini berkisar Rp5.000--Rp5.350 per kilogram, turun dari sebelumnya mencapai Rp6.500 per kilogram, ujarnya.(Antara/faa)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup