PASOKAN BBM: SPBU di Bekasi kesulitan dapat premium

BEKASI: Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Kota Bekasi, Jawa Barat, mengaku masih mengalami ketersendatan pasokan premium dan solar.Pantauan ANTARA di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bekasi, Sabtu, melaporkan, pembatalan
News Editor | 09 Desember 2012 00:24 WIB

BEKASI: Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Kota Bekasi, Jawa Barat, mengaku masih mengalami ketersendatan pasokan premium dan solar.Pantauan ANTARA di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bekasi, Sabtu, melaporkan, pembatalan kebijakan Hari Tanpa Bahan Bakar Bersubsidi yang sedianya akan diberlakukan pada 2 Desember 2012, tak lantas membuat pasokan bahan bakar di Kota Bekasi kembali normal.Sejumlah SPBU masih ada yang memasang papan pengumuman perihal habisnya bahan bakar bersubsidi jenis premium, di antaranya di SPBU Jalan Pekayon Raya, Bekasi Selatan.Sementara di SPBU Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, bahan bakar bersubsidi yang habis ialah solar.Bus angkutan umum yang biasa mengisi bahan bakar di SPBU ini pun tidak terlihat sama sekali karena praktis yang masih dijajakan hanyalah premium dan pertamax.Salah satu petugas SPBU Cut Meutia, Firono, mengatakan kondisi itu sudah terjadi selama dua pekan terakhir.Dia menduga, pengurangan pasokan ke SPBU hanya terjadi jelang pemberlakuan Hari Tanpa Bahan Bakar Bersubsidi. Namun berlangsung hingga saat ini."Ternyata walaupun kebijakan itu batal, pasokan tetap saja masih dikurangi dan belum lancar. Stok habis seperti ini menjadi sebuah rutinitas setiap harinya," ujarnya.Kondisi ini disesalkan warga setempat. Seperti pengakuan Tio (17), warga Pekayon yang mengaku kesulitan mencari bahan bakar sepeda motornya. Padahal ia tengah diburu-buru waktu untuk mengejar jadwal ujian di sekolahnya."Ini sama saja dengan pemaksaan halus untuk pakai pertamax. Padahal ongkos anak sekolah seperti saya kan tidak banyak. Kalau dibelikan pertamax, bisa-bisa tidak jajan di sekolah," katanya. (Antara/arh)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup