MENTERI TENAGA KERJA: UMKM Membantu penyerapan tenaga kerja

JAKARTA-- Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan pemerintah terus mendukung keberadaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk memberikan dampak positif di bidang perekonomian dan membantu penyerapan tenaga kerja."Pemerintah terus mendorong
News Editor
News Editor - Bisnis.com 04 Desember 2012  |  05:05 WIB

JAKARTA-- Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan pemerintah terus mendukung keberadaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk memberikan dampak positif di bidang perekonomian dan membantu penyerapan tenaga kerja."Pemerintah terus mendorong pertumbuhan perusahaan kecil dan menengah karena kontribusinya terhadap penyediaan lapangan kerja cukup tinggi, bahkan bisa memberikan peluang kerja baru bagi masyarakat," ujar Muhaimin usai memberi penghargaan Kualitas dan Produktivitas "Paramakarya" kepada 14 perusahaan kecil dan menengah di Jakarta, Senin (3/12/2012).Muhaimin mengatakan dalam menghadapi persaingan global, perusahaan kecil dan menengah harus memiliki kemampuan menciptakan nilai tambah yang merupakan keunggulan kompetitif, di mana kemampuan menciptakan nilai tambah sangat dipengaruhi oleh efisiensi, efektivitas dan peningkatan kualitas."Menggalakkan pengelolaan kualitas dan produktivitas perlu dijadikan suatu upaya nasional yang menjangkau semua kegiatan produktif di seluruh Indonesia. Harus diperbanyak perusahaan-perusahaan yang sadar akan makna dan menerapkan prinsip-prinsip produktivitas dan peningkatan kualitas karya serta kerja produktif dengan baik," kata Muhaimin.Perusahaan yang berkualitas dan produktif, ujar Muhaimin, akan menjadi persyaratan yang wajib dipenuhi oleh dunia usaha agar dapat tetap kompetitif dan berkembang dan terus menyediakan lowongan kerja dalam jumlah banyak."Bila perusahaan kecil dan menengah tetap bertahan dan terus berkembang, akan berpengaruh besar terhadap penyerapan pengangguran, terutama di kawasan-kawasan industri," kata Muhaimin.Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, tingkat pengangguran di Indonesia per Agustus 2012 menurun menjadi 7,24 juta orang (6,14 persen) dibandingkan Agustus 2011 sebesar 6,56 persen."Telah terjadi penurunan pengangguran sekitar 460.000 orang dibandingkan dengan data bulan Agustus 2011, namun upaya-upaya untuk membuka lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran terus dilakukan secara intensif dengan melibatkan perusahaan kecil menengah," kata Muhaimin.Ia juga menegaskan bahwa peningkatan produktivitas dan daya saing merupakan upaya yang perlu dilakukan secara terus-menerus, baik di tingkat pusat maupun daerah pada skala makro maupun mikro."Upaya-upaya tersebut perlu terus digali dan dikembangkan, baik yang terkait dengan perbaikan sistem birokrasi, manajemen, pengembangan rekayasa, inovasi teknologi, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pengembangan kewirausahaan dan budaya produktif," paparnya.Untuk meningkatkan produktivitas, pemerintah mencanangkan Gerakan Produktivitas Nasional yang diartikan sebagai upaya seluruh komponen bangsa untuk meningkatkan produktivitas nasional secara terencana, menyeluruh, terkoordinasi, berkesinambungan, dan terpadu, untuk memberikan kontribusi dalam rangka memperkuat struktur perekonomian."Melalui Gerakan Produktivitas Nasional ini diharapkan dapat dicapai peningkatan pertumbuhan, kesejahteraan dan daya saing bangsa, sehingga pengangguran dan kemiskinan dapat ditekan serendah mungkin," kata Muhaimin.Selain itu, dalam upaya memasyarakatan Gerakan Produktivitas Nasional di Indonesia, juga ditetapkan bulan November sebagai Bulan Mutu dan Produktivitas (BMP) yang pertama kali disampaikan pemerintah melalui Pidato Kenegaraan Presiden pada tanggal 16 Agustus 1986.BMP merupakan sarana Gerakan Peningkatan Produktivitas Nasional di berbagai aspek kehidupan dengan melibatkan Instansi Pemerintah, Swasta dan Masyarakat dalam rangka meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa. (Foto:Pajak.go.id) (Antara/msb)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top