INDUSTRI PENERBANGAN: Garuda targetkan hanya miliki 10 pesawat

 
nonaktive - Arif Gunawan Sulistyono | 29 April 2012 17:02 WIB

 

 

JAKARTA: Maskapai Garuda Indonesia menargetkan hanya memiliki 10 unit pesawat dari 194 unit yang akan dioperasikan pada akhir 2015. Kepemilikan ini lebih sedikit dari posisi 2012 yakni 19 unit.

 

Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Elisa Lumbantoruan mengatakan perseroan akan mulai mengurangi jumlah kepemilikan pesawat, dan pada akhir 2015, ditarget hanya memiliki 10 unit, lima untuk Garuda dan lima untuk Citilink, anak usahanya yang melayani penerbangan low cost carrier (LCC) atau berbiaya rendah.

 

“Kami menilai akan lebih baik tidak diperbanyak pesawat yang menjadi hak milik, lebih baik perbanyak yang sewa, karena akan lebih efisien,” kata Elisa, Minggu, 29 April 2012.

 

Elisa menambahkan pengurangan kepemilikan ini akan meningkatkan efisiensi, seperti tidak harus menanggung depresiasi nilai pesawat, serta dapat dengan mudah mengganti pesawat dengan usia yang lebih muda sehingga dapat menambah produktifitas dan menghemat bahan bakar.

 

Menurutnya, hingga saat ini Garuda mengoperasikan 92 unit pesawat, dan 19 di antaranya merupakan hak milik, sisanya sewa dari perusahaan penyewa. Ke depannya, jumlah pesawat yang dimiliki hanya sesuai dengan ketentuan undang-undang penerbangan, yakni lima milik dan lima sewa untuk satu maskapai niaga berjadwal.

 

“Kedepannya, tergantung harga minyak, kalau tinggi, lebih baik sewa, lebih efisien. Saat ini biaya bahan bakar berkontribusi 40% terhadap total biaya Garuda,” kata Elisa yang baru berubah posisi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dari sebelumnya menjabat Direktur Keuangan Garuda.

 

Dia menambahkan kalau pesawat yang dimiliki lebih banyak, pihaknya kurang leluasa mengganti armada, paling tidak harus menunggu 10 tahun, sedangkan pihaknya menargetkan usia pesawat bisa lebih muda, pada tahun lalu 6,5 tahun. 

Garuda pada tahun ini memiliki 21 pesawat baru yang terdiri dari empat Boeing B737-800NG, dua Airbus A330-200, 10 pesawat A320 untuk Citilink, dan lima pesawat sub-100 Bombardier CRJ1000 NextGen.  Dengan kedatangan pesawat-pesawat baru tersebut, maka pada 2012 jumlah armada Garuda Indonesia akan mencapai 105 pesawat dengan rata-rata usia 5,8 tahun.  (msb)

 

Sumber : Berliana Elisabeth S.

Tag :
Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top