BABA RAFI ekspansi gerai kebab ke Asean

JAKARTA:  PT. Baba Rafi Indonesia, waralaba makanan cepat saji dengan produk utama ‘kebab’segera menyasar pasar Thailand dan Singapura setelah tahun ini ekspansi dengan membuka master franchaise di Malaysia dan Pilipina
nurul
nurul - Bisnis.com 29 April 2012  |  18:43 WIB

JAKARTA:  PT. Baba Rafi Indonesia, waralaba makanan cepat saji dengan produk utama ‘kebab’segera menyasar pasar Thailand dan Singapura setelah tahun ini ekspansi dengan membuka master franchaise di Malaysia dan Pilipina

 
“Untuk pasar Singapura dan Thailand kami akan buka tahun depan dan seiring dengan ekspansi ke luar negri kami kini tengah menyiapkan divisi internasional di internal perusahaan kami,”  kata Nilamsari, Direktur Pemasaran, hari ini.
 
Keberadaan gerai Baba Rafi di negeri tetangga adalah salah satu pembuktian bahwa produk lokal Indonesia pun bisa menembus pasar internasional. Diharapkan hal ini akan semakin memacu kreativitas pengusaha lokal lain untuk semakin membanjiri pasar luar negeri dengan produk lokal.
 
Menurut dia, Febuari lalu pihaknya telah mengumumkan penandatanganan master Franchise Agreement dengan Chief Executive Officer Inky Sdn Bhd Affandy Oh , pemegang master franchaise (MF) produknya  di Malaysia serta Freyja Edmund dari Filipina untuk membuka gerai kebab di kedua negara Itu tahun ini. Pihaknya kini bersama calon MF di Thailand dan Singapura tengah melakukan persiapan untuk membuka gerai pada 2013.
 
“Bukan hal yang mudah menembus pasar Singapura dan Thailand, namun pasarnya sangat potensial sekali ibaratnya kita siap ‘menggoreng’ pasar di kedua negara itu mulai 2013,” tegas Nilamsari
 
Ia mengungkapkan tantangan membuka gerai waralaba di luar negeri memang tidak mudah.  Pemerintah Malaysia mewajibkan waralaba asing harus beroperasi setahun sebelum memberikan lisensi waralaba (sub-francahaise) di negri jiran itu. Sementara di Filipina tidak perlu menunggu selama setahun, setelah tiga bulan master franchaise sudah bisa memberikan sub lisensi, jelasnya
 
“Pada 13 Mei 2012, kami mulai membuka gerai di Malaysia dan pada 2 Juni mendatang buka di Pilipina. Untuk Malaysia tahun ini targetnya akan buka enam gerai, begitu pula di Pilipina tapi karena aturan lebih longgar total diharapkan di kedua negara pada 2012 ini bisa buka 15 gerai kebab,” kata Nilam. 
 
Dengan mengedepankan inovasi bisnis kulinernya misalnya, melalui kemasan dan rasa serta menjual konsep lifestyle, pihaknya optimistis  membuka bisnis waralaba di luar negeri akan menjadi peluang yang menjanjikan dan potensial. 
 
Produk yang akan dipasarkan di dua negara tersebut adalah 15 jenis produk Baba Rafi, termasuk produk andalannya yakni kebab. Produk ini pun akan mengikuti standar yang ditetapkan di Indonesia dan jika nantinya oleh MF mau diubah sesuai dengan selera lokal maka harus ada persetujuan darinya. 
 
PT Baba Rafi Indonesia menaungi beberapa produk tidak hanya kebab Turki saja tetapi ada juga Roti Maryam Aba-Abi, Nasi Goreng Kebab Baba Rafi, dan Chicken Kebab Baba Rafi. Selain itu Hendy juga menjadi direktur PT Piramida Zahira (Piramizza), dan PT Panen Raya Indonesia (ayam bakar Mas Mono).Di dalam negri, waralaba yang telah memiliki 850 gerai ini optimitis dalam lima tahun ke depan, Baba Rafi siap menargetkan pembukaan hingga 4.000 gerai di Indonesia. (sut)
 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top