AL TAYER GROUP tertarik bangun pabrik plastik

LONDON: Konglomerat Dubai Tariq Al Tayer, Anggota Dewan Al Tayer Group Dubai, salah satu kelompok usaha terbesar di Uni Emirat Arab mengungkapkan kelompok usahanya berminat menjajaki kemungkinan pendirian pabrik plastik di Indonesia.Keinginan itu disampaikan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 27 April 2012  |  02:59 WIB

LONDON: Konglomerat Dubai Tariq Al Tayer, Anggota Dewan Al Tayer Group Dubai, salah satu kelompok usaha terbesar di Uni Emirat Arab mengungkapkan kelompok usahanya berminat menjajaki kemungkinan pendirian pabrik plastik di Indonesia.Keinginan itu disampaikan Tariq saat menerima kunjungan Konsul Jenderal RI Dubai, Mansyur Pangeran, di Kantor Pusat Al Tayer Group, demikian Sekretaris Pertama/Konsul Fungsi Pensosbud KJRI Dubai Adiguna Wijaya kepada Antara London, Kamis.Pertemuan bertujuan mendiseminasikan dan mempromosikan potensi investasi di Indonesia, khususnya di sektor pertambangan, migas, pertanian, perindustrian dan pariwisata.Al Tayer Group memiliki beragam bidang usaha dan salah satunya adalah manufaktur produk plastik yang terbesar di kawasan Timur Tengah. Pabrik plastik milik Al Tayer mensuplai pabrik makanan, minuman, rumah makan, dan industri lainnya di berbagai negara.Mengawali pertemuan, Konjen Mansyur menyampaikan apresiasi atas penerimaan Tariq dan memaparkan secara komprehensif kondisi terkini mengenai stabilitas politik dan perkembangan positif perekonomian nasional Indonesia, disamping juga situasi positif untuk berinvestasi di Indonesia.Selain itu, diinformasikan pula mengenai potensi kekayaan sumber daya alam dan keindahan alam Indonesia, termasuk potensi bahari Indonesia yang masih membutuhkan investasi asing untuk dikembangkan lebih lanjut.Konjen Mansyur juga menyampaikan informasi mengenai kegiatan sejumlah investor asal Dubai dan UEA dalam menjajaki kerja sama investasi di Indonesia.KJRI Dubai memfasilitasi kunjungan 30 CEO/Managing Director beberapa perusahaan, institusi perbankan dan keuangan terkemuka Dubai dan UEA yang tergabung dalam Delegasi UAE Islamic Financial Services (UIFS) ke Jakarta Oktober lalu, guna menjajaki peluang investasi pada sektor perbankan dan keuangan syariah.Dari kunjungan tersebut terdapat beberapa komitmen kerja sama bisnis pada sektor perbankan syariah, pertambangan dan manufaktur yang saat ini sedang dalam tahap pembahasan lebih lanjut. (Antara/arh) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top