SAPI GILAPemerintah jaga pasokan daging

 
Martin-nonaktif | 26 April 2012 20:10 WIB

 

JAKARTA:Pemerintah akan menjaga pasokan daging sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di dalam negeri sehingga stabilisasi harga tetap tercapai, menyusul telah dilakukannya penghentian sementara pasokan impor daging sapi asal Amerika Serikat.
 
Menteri Pertanian Suswono mengatakan penghentian impor daging sapi asal AS tersebut  dilakukan mulai 24 April 2012 sampai ada ada penjelasan penanganan dan pengendaliannya dari otoritas AS.
 
“Saya yakin para pelaku usaha biasanya bisa mencari jalan. Yang penting tentu kita tidak menginginkan adanya kasus ini berdampak pada pengurangan volume yang bisa menurunkan dan meningkatkan  harga pakan ternak,” kata Suswono menjawab pertanyaan wartawan di sela acara Musrenbang di Hotel Bidakara hari ini, Kamis  26 April 2012.
 
Dia mengatakan pasokan daging sapi asal AS selama ini hanya memenuhi sebagian kebutuhan daging di kalangan masyarakat dalam negeri. Pasokan daging sapi ke Indonesia selama ini juga dipenuhi dari Australia, Kanada, dan Brasil.
 
Dia mengatakan Kementerian Pertanian mendapatkan informasi pada 24 April terjadi kasus penyakit sapi gila di negara bagian Kalifornia, AS. Merespons hal itu pada  25 April  diminta klarifikasi dari Kedutaan  Besar AS di Indonesia.
 
Setelah ada bukti tertulis tentang adanya  kasus tersebut, pada  25 April sore hari komisi ahli kesehatan dewan melakukan rapat di Bogor.
 
Pada 25 April malam ke luar rekomendasi dari komisi ahli dengan memperhatikan UU  No . 18/2009 tentang prinsip perlindungan dan kehati-hatian dan prinsip keilmuan.
 
“Maka pemasukan beberapa produk hasil ternak asal  AS diantaranya MBM [meat bone meal], jeroan, dan daging dengan tulang dihentikan sementara terhitung sejak tanggal 24 april. Sampai ada penjelasan penanganan dan pengendaliannya dari otoritas AS,” katanya.
 
Sementara itu untuk yang sudah dikapalkan  sebelum tanggal 24 April, masih  dibolehkan masuk.  Untuk itu pemerintah akan melakukan pengetatan pengecekan dokumen pengiriman.
 
“Ada Australia, Kanada, Brazil. Ada beberapa negara kok [yang memasok daging sapi ke Indonesia]. Amerika hanya sebagian,” kata Suswono. (sut)

Tag :
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top