OTONOMI DAERAH: Boediono kecewa otonomi lebih berkembang di Jawa

JAKARTA: Wakil Presiden Boediono kecewa karena daerah yang memperoleh penghargaan otonomi daerah sebagai kabupaten/kota berkinerja terbaik didominasi Jawa.Wapres Boediono mempertanyakan mengapa tidak ada perwakilan daerah dari Sumatera dan Kalimantan
Aprilian Hermawan | 25 April 2012 13:36 WIB

JAKARTA: Wakil Presiden Boediono kecewa karena daerah yang memperoleh penghargaan otonomi daerah sebagai kabupaten/kota berkinerja terbaik didominasi Jawa.Wapres Boediono mempertanyakan mengapa tidak ada perwakilan daerah dari Sumatera dan Kalimantan yang memperoleh penilaian kinerja baik."Dari Sumatera dan Kalimantan saya tidak  dengar tadi. Tapi,  saya yakin tim penilai sudah kredibel. Tahun depan, saya ingin mendengarkan dari Sumatra, Kalimantan dan wilayah Indonesia Timur," ujarnya saat membuka peringatan Hari Otonomi Daerah yang ke-16, Rabu 25 April 2012.Kementerian Dalam Negeri menyerahkan penghargaan otonomi daerah kepada tiga provinsi dan 20 kabupaten/kota yang dinilai mempunyai kinerja bagus.Dari 23 daerah itu, mayoritas di dominasi oleh wilayah Jateng dan Jatim. Sisanya dari Jabar, Banten dan Sulsel.Wapres mengatakan daerah yang mempunyai kinerja bagus harus dimulai dengan memperbaiki laporan keuangan. Semua daerah harus beupaya untuk meraih opini wajar tanpa pengecualian dalam laporan keuangan daerah sebagai awal meningkatkan kinerja bagus.Boediono juga mengapresiasi agar daerah yang sudah baik memperoleh penghargaan dalam bentuk dukungan finansial.Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan penghargaan otonomi daerah diberikan sebagai bahan evaluasi bagi dalam pelaksanaan desentralisasi pemerintahan ini.“Ada dua manfaat evaluasi ini, pertama menjadi bahan pembinaan bagi kementerian dan lembaga, kedua menjadi motivasi daerah untuk menambah kinerja lebih baik,” katanya.Gamawan mengatakan tahun berikutnya, penilaian kinerja pemda akan dibagi menjadi tiga klaster. Selama ini, penilaian dilakukan  secara sama rata sehingga kompetesi tidak fair.“Memang ada usulan agar dibagi menjadi tiga klaster, karena kasihan daerah otonom baru harus berkompetesi dengan daerah yang sudah lama,” katanya.Ke-23 daerah terbaik versi Kemendagri itu adalah Jatim, Jateng, Sulsel untuk kategori provinsi. Sementara untuk kategori itu adalah Kategori Kabupaten Sleman, Wonosobo, Boyolali, dan Karang Anyar.Kemudian Jombang,  Luwu Utara, Kulonprogo, Pacitan, Sukoharjo, Bogor.  Kategori kota: Yogyakarta, Magelang, Tangerang, Semarang, Samarinda, Bogor, Sukabumi, Depok, Makassar, dan Cimahi. (Bsi)

Tag :
Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top