GP ANSOR bangun 70 lembaga kursus & pelatihan

JAKARTA: Gerakan Pemuda Ansor siap membangun 70 lembaga kursus dan pelatihan (LKP) di Jawa untuk membekali masyarakat dengan berbagai keterampilan tertentu secara gratis, menyusul peresmian LPK Ansoruna yang diresmikan Mendikbud M. Nuh tadi malam.
Ria Indhryani | 25 April 2012 08:31 WIB

JAKARTA: Gerakan Pemuda Ansor siap membangun 70 lembaga kursus dan pelatihan (LKP) di Jawa untuk membekali masyarakat dengan berbagai keterampilan tertentu secara gratis, menyusul peresmian LPK Ansoruna yang diresmikan Mendikbud M. Nuh tadi malam.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Nusron Wahid mengatakan pengembangan 70 LKP tersebut akan dilakukan di tingkat pimpinan cabang dan pimpinan wilayah organisasi yang dipimpinnya itu.

 

“Organisasi Gerakan Pemuda Ansor yang berbasiskan pemuda pedesaan bisa membantu pemerintah melakukan pengentasan kemiskinan,” ujarnya saat acara Tumpengah Harlah ke-78 Tahun Ansor, Pembukaan Rakornas dan Susbanpim, serta Peresmian LKP Ansoruna tadi malam, Selasa 24 April 2012.

 

Melalui lembaga kursus dan pelatihan tersebut, GP Ansor akan membekali kadernya dengan berbagai keterampilan kerja secara gratis, dengan demikian pemuda diharapkan tidak lagi menjadi pengangguran, dan makin produktif.

 

Sebagai organisasi kepemudaan yang turut dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, katanya, GP Ansor sangat concern membantu pemerintah untuk memerangi musuh bersama hari ini, yakni kemiskinan.

 

Sejumlah bidang keterampilan yang akan ditawarkan lembaga kursus dan pelatihan ini di antaranya adalah sopir, perbengkelan kendaraan bermotor, bengkel elektronika, pengelolaan alat berat, hingga kursus bahasa Inggris.

 

“Harapannya, Ansor makin menjadi variable determinan perubahan bangsa,” kata Nusron. Oleh karena itu, dalam peringatan hari lahir ke-78 tahun ini GP Ansor mengusung tema Indonesia Bangkit, Rakyat Sejahtera.

 

Selain Mendikbud M. Nuh yang meresmikan LKP Ansoruna, hadir dalam pembukaan harlah tersebut di antaranya Ketua MUI sekaligus Ketua PBNU Slamet Effendy Yusuf, Ketua Umum PKN Yenni Wahid, dan perwakilan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat. (Bsi)

 

>> BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:

 

+ Berita Utama BISNIS INDONESIA Hari Ini

+ REKOMENDASI SAHAM Hari Ini

+ HEADLINES MEDIA Hari ini

+ SINGAPORE Allows Indonesian BANK Expansion

+ BCA Closes Units in MALAYSIA

+ BAKRIE Seeks US$100 Million Loan

+ PREDIKSI Indeks SAHAM

+ Haahhhh, ORGAN TUBUH TKI dicuri!

+ SKANDAL DPR, lagi-lagi

 

Tag :
Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top