PASOK JAGUNG bisa andalkan hasil panen lokal

 
Yeni H. Simanjuntak
Yeni H. Simanjuntak - Bisnis.com 24 April 2012  |  19:15 WIB

 

JAKARTA: Dewan Jagung Indonesia menilai panen jagung saat ini masih ada di beberapa wilayah, sehingga pasokan untuk industri pakan ternak masih cukup dari dalam negeri.
 
"Panen masih ada dan perlu pendataan periode dan jumlah produksi jagung yang akurat dan kebutuhan industri makanan ternak," ujar Sekjen Dewan Jagung Indonesia Maxdeyul Sola kepada Bisnis  hari ini.
 
Sekretaris Perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, salah satu produsen pakan ternak, Christine R. Wibisono, mengatakan persediaan jagung yang dimiliki perseroan tersebut masih cukup. 
 
Namun, menanggapi permintaan dari Gabungan Pengusaha Makanan Ternak untuk impor jagung, Christine menuturkan hal itu disebabkan kemungkinan pasokan jagung lokal untuk beberapa periode ke depan kurang, sehingga perlu mengamankan kelancaran bahan baku pakan ternak.
 
Pemerintah sudah mengecek pasokan jagung di Medan dan Lampung. Kedua daerah tersebut merupakan sentra produksi jagung. Namun, berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Pertanian Sumatra Utara, panen jagung di daerah tersebut sudah habis, sehingga sudah tidak ada pasokan lagi.
 
Demikian juga di Lampung, panen jagung sudah selesai dan saat ini baru memulai tanam jagung yang diperkirakan baru akan panen pada 3 bulan ke depan.
 
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) Sudirman mengatakan jika sekarang tidak segera impor jagung, maka industri pakan ternak akan mengalami kekurangan bahan baku jagung 250.000 ton pada bulan depan.
 
Kebutuhan jagung untuk industri pakan ternak pada Mei tahun ini sebanyak 560.000 ton, sedangkan pasokan dari dalam negeri hanya 310.000 ton, sehingga masih kekurangan 250.000 ton.
 
Setelah melakukan survei pasokan jagung di Medan dan Lampung, tim terpadu Kementerian Pertanian akan melakukan survei di Jawa Timur dan Makasar.
 
Menurutnya, jika pemerintah tidak segera memberikan izin impor jagung, maka pasokan bahan baku jagung pada bulan depan akan mengalami shortage sebanyak 250.000 ton.
 
Dia mengharapkan pemerintah segera memberikan izin impor pada pekan ini. "Paling lambat seharusnya pekan ini sudah ada izin impor jagung."
 
Kementerian Pertanian menyatakan sampai saat ini masih tim terpadu jagung masih bekerja untuk mendapatkan data produksi dan stok jagung saat ini.
 
Kapasitas terpasang dari seluruh pabrik pakan ternak di Tanah Air mencapai 14 juta-15 juta ton. Kendati kapasitas terpasang pabrik pakan ternak pada tahun lalu 14 juta ton, tetapi produksi pada 2011 hanya 11,2 juta ton, tidak termasuk pakan udang dan ikan (aquakultur). Kebutuhan pakan udang dan ikan sekitar 1 juta ton per tahun. 
 
Industri pakan ternak memperkirakan produksi pakan ternak tahun ini akan bertumbuh 10% menjadi 12,3 juta ton dibandingkan dengan tahun lalu 11,2 juta ton. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top