HARGA GULAPemerintah pekan ini tetapkan HPP

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 April 2012  |  22:12 WIB

 

JAKARTA: Harga patokan petani  (HPP) gula akan ditetapkan pekan ini, dengan mempertimbangkan biaya pokok produksi yang dikeluarkan petani tahun ini.
 
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Gunaryo mengatakan penetapan HPP akan memperhatikan pemerataan keuntungan bagi seluruh petani, mengingat kualitas hasil panen yang beragam sehingga berpengaruh terhadap keuntungan yang diperoleh petani. 
 
Menurutnya, HPP harus mampu memberikan kesempatan kepada petani untuk menanam kembali dan memperoleh keuntungan.
 
“Ada petani yang bisa menghasilkan panen dengan rendemen tinggi. Tentu dengan HPP kemarin, mereka sudah untung. Kalau nanti dinaikkan lagi, mereka akan lebih untung lagi. Ada juga yang rendemennya rendah. Kita harus lihat itu. Dalam minggu inilah ada [penetapan HPP gula]. Lihat saja nanti,” ujarnya hari ini.
 
Sebelumnya, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mengusulkan HPP sebesar Rp9.200 per kg karena kenaikan biaya produksi 20%, yang terdiri atas biaya sewa lahan, sewa traktor, bibit, biaya tanam, biaya tebang dan biaya angkut.
 
Di sisi lain, Dewan Gula Indonesia (DGI) mengusulkan HPP gula lebih rendah , yakni p8.750 per kg atau naik 25% dari HPP tahun lalu Rp7.000 per kg. 
 
Menteri Pertanian Suswono mengatakan usulan  itu merupakan hasil survei Tim Independen Survei Biaya Pokok Produksi Gula, yang memperhitungkan inflasi, bunga bank, perbandingan dengan harga beras, perbandingan dengan harga gula eks impor, harga di eceran dan keuntungan petani.
 
Ketua Tim Independen Survei Biaya Pokok Produksi Gula Suyoto Hadisaputro mengatakan biaya pokok produksi gula tahun ini Rp7.902 per kg, atau naik 14,67% dari biaya pokok produksi tahun lalu karena kenaikan biaya sewa lahan dan tebang angkut. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Sri Mas Sari

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top