MARTINA BERTO: Bangun pabrik baru di Cikarang

BEKASI: Menteri Perindustrian M. S. Hidayat meletakkan batu pertama pembangunan pabrik kosmetik dan produk herbal PT Martina Berto Tbk dengan investasi Rp44 miliar di kawasan industri Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, hari ini, Senin 23 April 2012.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 April 2012  |  11:30 WIB

BEKASI: Menteri Perindustrian M. S. Hidayat meletakkan batu pertama pembangunan pabrik kosmetik dan produk herbal PT Martina Berto Tbk dengan investasi Rp44 miliar di kawasan industri Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, hari ini, Senin 23 April 2012.

Pembangunan pabrik kosmetik dan produk herbal tersebut merupakan ekspansi ketiga Martha Tilaar Group, setelah sebelumnya membangun pabrik serupa di kawasan industri Pulogadung (Jakarta Timur) dan Gunung Putri (Bogor).Hidayat menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang dikembangkan Martha Tilaar Group dalam industri kosmetik Tanah Air.Pabrik yang akan dibangun tersebut nantinya memproduksi produk kosmetik dan herbal dengan konsep green factory."Pembangunan pabrik ketiga di Cikarang, Jawa Barat, ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ekspor yang terus meningkat setiap tahun," ujarnya dalam acara peletakan batu pertama pembangunan pabrik kosmetik dan produk herbal PT Martina Berto Tbk, hari ini, Senin 23 April 2012.CEO PT Martina Berto Tbk (MBTO), Bryan Tilaar, menuturkan lahan pabrik secara total mencapai 10 hektare.Namun, ujarnya, lahan yang akan digunakan untuk pabrik kosmetik dan herbal hanya 6-6,5 ha dengan investasi Rp44 miliar.Investasi tersebut, ungkap Bryan, diambil dari dana penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) yang dilakukan tahun lalu.Menurutnya, pabrik tersebut akan dikelilingi Kampoeng Djamoe Organik yang ditanami sekitar 30.000 jenis tanaman obat, kosmetik, dan aromatik."Kami optimistis pabrik bisa rampung pada kuartal kedua tahun depan," ujarnya. (ra)

 

>BACA JUGA

-Tuntutan terhadap Nunun dibacakan hari ini 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Herdiyan

Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top