PERLINDUNGAN TKI: 5 TKW bermasalah dipulangkan dari Dubai

JAKARTA: KJRI Dubai kembali memulangkan lima TKW Bermasalah Dubai kemarin sehingga melengkapi pemulangan 87 TKW asal Uni Emrat Arab.Direktur Informasi dan Media Kemenlu P.L.E. Priatna mengatakan kelima TKW itu, yaitu Juarsih binti Anta asal Karawang,
- Bisnis.com 20 April 2012  |  15:54 WIB

JAKARTA: KJRI Dubai kembali memulangkan lima TKW Bermasalah Dubai kemarin sehingga melengkapi pemulangan 87 TKW asal Uni Emrat Arab.Direktur Informasi dan Media Kemenlu P.L.E. Priatna mengatakan kelima TKW itu, yaitu Juarsih binti Anta asal Karawang, Jawa Barat.Lalu, Yuni Adekantari binti Abdul Hafid (Sumbawa, NTB), Imas Eli Yulipah binti Apud (Bandung, Jawa Barat), Suneri binti Tarsina Sarnadi (Cirebon, Jawa Barat), dan Supiati binti Sajid Basir (Banyuwangi, Jawa Timur)."Kelima TKW-B tersebut sebelumnya telah berada di penampungan sementara KJRI Dubai dengan kurun waktu yang bervariasi antara 1 minggu hingga 1 bulan. Mereka berada di penampungan KJRI Dubai karenasebelumnya datang meminta bantuan ke KJRI Dubai setelah kabur dari majikan," ujarnya dalam siaran persnya, hari ini, 20 April 2012.Dalam hal ini, lanjutnya, alasan mereka yang kabur adalah beban kerja terlalu berat, tidak digaji, difitnah, diperlakukan semena-mena dan disiksa majikan. Majikan mereka berasal dari warga asli UAE dan Mesir.Beberapa TKW-B yang dipulangkan kali ini sebelumnya pernah bekerja di luar negeri, yaitu Qatar dan Arab Saudi dengan kurun waktu antara 2 hingga 10 tahun."KJRI menemukan bahwa beberapa dari mereka dipalsukan umurnya oleh oknum agen tenaga kerja di Indonesia. Mereka memiliki perbedaan umur yang lebih muda maupun lebih tua antara yang dicantumkan di paspor dengan umur asli mereka," katanya lagi.Sebelumnya, KJRI Dubai juga memulangkan 14 orang TKI perempuan bermasalah asal Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali dan NTB.Adapun nama dari 14 TKW itu, yaitu Enok Umyati binti Marja Sarim asal Sumedang, Jawa Barat, Imas Eli Yulipah binti Apud (Bandung, Jawa Barat), Siti Juariah binti Dede Baedin (Sukabumi, Jawa Barat).Kemudian Darti binti Rasti Nurja (Karawang, Jawa Barat), Kunaah binti Casilah Dasar (Indramayu, Jawa Barat), dan Sumarni binti Kartawi Asta asal Indramayu, Jawa Barat, Kasminah binti Taskim Kasan (Indramayu, Jawa Barat), Eti binti Sapta Kardia (Sumedang, Jawa Barat).Selanjutnya Kulsum binti Wastari Kasnad (Subang,Jawa Barat). Muntamaroh binti Bardun Dulah asal Cilacap, Jawa Tengah, Indrawati binti Syamsudin Masrang (Sumbawa, NTB), Fitria binti Hasan Jamaludin (Sumbawa, NTB), Ni Ketut Yeliani (Denpasar, Bali), dan Mitha Safira Regina Putri asal Denpasar, Bali. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top