DAHLAN ISKAN: Perombakan Pertamina tak diam-diam

JAKARTA: Menteri BUMN Dahlan Iskan menampik anggapan dirinya melakukan perombakan jajaran direksi PT Pertamina (Persero) secara diam-diam.Menurutnya, perombakan sudah direncanakan sebelumnya. Dalam penunjukan direksi BUMN diupayakan untuk tidak diramaikan
Martin-nonaktif | 19 April 2012 16:03 WIB

JAKARTA: Menteri BUMN Dahlan Iskan menampik anggapan dirinya melakukan perombakan jajaran direksi PT Pertamina (Persero) secara diam-diam.Menurutnya, perombakan sudah direncanakan sebelumnya. Dalam penunjukan direksi BUMN diupayakan untuk tidak diramaikan dalam waktu lama, sehingga malah memengaruhi kinerja."Prosesnya sudah 2 bulanan, cuma memang tidak heboh kayak dulu. Kalau dulu 6 bulan sebelumnya sudah heboh duluan," kata Dahlan menjawab pertanyaan wartawan di Istana Presiden, Kamis, 19 April 2012.Dahlan mengatakan dia mengajukan konsep tim impian di setiap BUMN agar badan usaha milik negara  maju. Modal pintar saja yang dimiliki direktur tidak cukup, tapi harus bisa membentuk suatu tim yang kompak dan kuat."Dream team itu intinya bagaimana agar BUMN itu maju. BUMN itu tidak akan maju kalau direksinya tidak kompak," katanya.Untuk membentuk tim impian, Dahlan mengatakan mengajak diskusi Dirut Pertamina dan sekaligus diminta mengajukan konsep dream team yang diinginkan.Menteri BUMN sebelumnya dikabarkan merombak jajaran direksi Pertamina secara diam-diam. Empat posisi direktur diganti dengan orang baru dan ada tambahan satu direktur baru, yakni direktur gas (Bisnis, 18 April 2012).Keempat orang direksi baru itu yakni pertama, Chrisna Damayanto sebagai Direktur Pengolahan menggantikan Edi Setianto. Chrisna sebelumnya menjabat sebagai Deputi Direktur Pengolahan Bidang Operasi Kilang.Kedua, Hanung Budya Yuktyanta sebagai Direktur Pemasaran dan Niaga menggantikan Djaelani Sutomo. Hanung sebelumnya adalah Presiden Direktur PT Badak NGL.Ketiga, Evita Maryanti Tagor sebagai Direktur Sumber Daya Manusia menggantikan Rukmi Hadi Hartini. Evita sebelumnya adalah Presiden Direktur PT Tugu Pratama Indonesia.Keempat, Luhur Budi Djatmiko sebagai Direktur Umum menggantikan Waluyo. Luhur sebelumnya adalah Kepala Satuan Pengawas Internal.Sementara itu Hari Karyuliarto diangkat sebagai Direktur Gas. Sebelumnya, Hari merupakan Sekretaris Perusahaan Pertamina.Adapun posisi anggota dewan direksi lainnya tetap, yakni Direktur Utama Karen Agustiawan, Direktur Pengembangan Investasi dan Manajemen Risiko M. Afdal Bahaudin, Direktur Hulu Muhamad Husen, dan Direktur Keuangan Andri T. Hidayat. (tw) 

 

>> BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:

+ Berita BISNIS INDONESIA hari ini: Akuisisi Danamon bikin CEMAS?

+ HARGA EMAS: Pasar masih GALAU, cuma sedikit GOYANG

+ CHERRY BELLE pecah, WENDA dan DEVI bikin duet baru

+ DAHLAN ISKAN mengintili TIGA PEREMPUAN

+ WISHNUTAMA mau buka RESTO dan bikin EO?

+ INDONESIAN IDOL 2012: DAFTAR LAGU kontes Jumat malam

+ REKOMENDASI: Mau beli SAHAM apa saja?

+ MARKET MOVING: Pupuk Indonesia Obtains Loan Facilities US$900 Million

 

Tag :
Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top