HARGA BBM: Sampai Mei kemungkinan belum naik

JAKARTA: Pemerintah menyatakan tetap mewaspadai harga minyak mentah dunia meski saat ini ada indikasi mulai menjinak, dan memperkirakan sampai Mei harga BBM bersubsidi tidak naik.
Martin-nonaktif
Martin-nonaktif - Bisnis.com 18 April 2012  |  12:03 WIB

JAKARTA: Pemerintah menyatakan tetap mewaspadai harga minyak mentah dunia meski saat ini ada indikasi mulai menjinak, dan memperkirakan sampai Mei harga BBM bersubsidi tidak naik.

 

Hal itu dikaitkan dengan keputusan selama Indonesia crude oil price (ICP) dalam 6 bulan berjalan mencapai rata-rata US$120,75 per barel, atau sudah 15% di atas asumsi ICP US$105 per barel, menjadi acuan pemerintah untuk menyesuaikan harga BBM bersubsidi.

 

“Tidak ada yang bisa meramalkan sedikit bisa bergejolak bisa diam,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik di Kantor Presiden, 18 April 2012.

 

Dia mengatakan melihat kondisi harga minyak mentah dunia saat ini, kemungkinan belum akan mendorong pemerintah untuk meningkatkan harga BBM.

 

Seperti diketahui harga minyak kembali jatuh untuk hari kedua di New York, Senin 16 April 2012 setelah muncul kabar rencana pembicaraan internasional pertama dengan Iran (Bsi)

 

>> BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:

+ Harga emas setelah naik turun

+ PAK DOMO, orang kuat itu mangkat

+ Liga Champions: Di balik kekalahan REAL MADRID

+ SIAPA di belakang sepak terjang DAHLAN ISKAN?

+ CEPAT ITU PENTING, kata Dahlan Iskan

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top