RUTE BANDUNG-CHINA: AirAsia layani tiket tunggal via KL

 
News Editor | 17 April 2012 16:30 WIB

 

BANDUNG: Maskapai AirAsia Indonesia menggelar layanan fly thru, yang menghubungkan Bandung dengan kota-kota besar di Cina.
 
Layanan interkoneksi Bandung-China  yang sudah diluncurkan sejak dua pekan lalu itu memudahkan penumpang untuk melakukan penerbangan ke Cina, karena hanya menggunakan satu tiket kendati harus transit via Kuala Lumpur (KL).
 
Communications Manager AirAsia Indonesia  Audrey Progastama Petriny mengatakan maskapai tersebut menambah layanan fly thru agar bisa menghubungkan sejumlah kota besar di Indonesia ke Cina setiap hari. 
 
“Layanan fly thru AirAsia menghubungkan Jakarta, Bandung, Medan, dan Surabaya menuju beberapa kota di Cina seperti Guangzhou, Shenzen, Macau, dan Hong Kong,” katanya kepada Bisnis
 
Khusus untuk Bandung,  menurutnya, selama ini, warga Bandung yang hendak bepergian ke China harus melalui Kuala Lumpur atau Singapura terlebih dahulu. Penerbangan ke Cina dilakukan dengan mengkoneksikan penerbangan ke Kuala Lumpur di mana konsumen tidak perlu lagi mengurus tiket penerbangan baru. “Satu tiket untuk dua destinasi,” katanya. 
 
Penumpang pengguna layanan fly thru dari Bandung dapat melakukan pemesanan atau pembelian tiket dengan satu kode booking dan satu tiket untuk dua destinasi sekaligus. "Penumpang bisa menghemat biaya aplikasi visa, karena penumpang dapat melakukan perjalanan tanpa perlu visa transit," katanya.
 
"Kami juga akan memproses bagasi menuju destinasi akhir. Artinya, penumpang tidak harus melakukan proses perpindahan bagasi dari destinasi awal menuju destinasi selanjutnya," paparnya.
 
Menurut dia, sejak AirAsia membuka rute Bandung-Kuala Lumpur, penumpang maskapai ini menunjukan pertumbuhan cukup positif. AirAsia mencatat load factor rata-rata diatas 80%. 
 
"Kalau dari Bandung ke Cina, load factor-nya baru 5%," katanya. Layanan ini menurutnya masih didominasi warga Bandung yang hendak ke Cina, bukan sebaliknya. "Kalau dari kota lain sudah bisa mencapai 10%," lanjut Audrey.  
 
Pihak AiraAsia sendiri akan terus menggenjot promosi layanan ini agar kunjungan wisata Bandung-Cina dan sebaliknya makin meningkat. Dia berharap, kedepannya AirAsia bisa melayani rute langsung lainnya yang menghubungkan Indonesia dengan sejumlah negara di dunia. Saat ini AirAsia telah melayani 150 rute, dengan 76 destinasi yang menghubungkan 22 negara.
 
Bandara Husen sendiri, dalam satu hari memiliki jadwal 17 domestik dan 7 rute internasional. Kapasitas Husein sendiri saat ini mampu menampung 700.000 penumpang per tahun. (sut)

 

Sumber : Wisnu Wage Pamungkas

Tag :
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top