GEOTHERMAL: RI tawarkan 2 skema kerja sama kepada Selandia Baru

 
Martin-nonaktif
Martin-nonaktif - Bisnis.com 17 April 2012  |  18:17 WIB

 

JAKARTA:Pemerintah Indonesia menawarkan dua skema kerja sama untuk menggarap energi panas bumi di dalam negeri pada Selandia Baru, yaitu dengan cara  kerja sama di bidang investasi  (joint investment) dan kerja sama teknis (technical cooperation).
 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan  Indonesia juga melakukan kerja sama di bidang pendidikan dengan Selandia Baru, yang selama ini dikenal sebagai negara yang unggul dengan kemampuan teknologinya di bidang energi panas bumi (geothermal).
 
“Selandia Baru memiliki keunggulan di situ [geothermal]. Kami undang untuk kerja sama, baik  dalam bentuk joint investment ataupun technical  cooperation dan bentuk kerja sama yang lain yang membawa manfaat nyata bagi dua negara,” kata Presiden SBY dalam konferensi bersama dengan Perdana Menteri Selandia Baru John Key di Istana Merdeka, hari ini, Selasa 17 April 2012.
 
Presiden Yudhoyono mengatakan Indonesia  dalam 5-10 tahun ini akan giat mengembangkan energi panas bumi. Mengingat besarnya potensi geothermal di dalam negeri.
 
Pemerintah juga menginginkan ada kerja sama di bidang pendidikan, yaitu diperbolehkannya mahasiswa Indonesia belajar teknologi energi panas bumi di universitas yang ada di Selandia Baru.
 
“Kita dalam waktu 5-10 tahun mendatang akan mengembangkan energi panas bumi,” kata Yudhoyono. (sut)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top