PEMBANGUNAN PERTANIAN: Kementan gandeng TNI genjot produksi

 
Yeni H. Simanjuntak | 13 April 2012 17:01 WIB

 

 

JAKARTA: Kementerian Pertanian menggandeng Mabes TNI untuk bekerja sama dalam meningkatkan produksi pangan, karena TNI dinilai menjangkau seluruh wilayah Indonesia, sehingga dapat disinergikan untuk mendukung pembangunan pertanian.

 

Menteri Pertanian Suswono mengatakan kerja sama tersebut menjadi kesempatan untuk meningkatkan produksi pangan. Kerja sama dengan TNI, katanya, sudah dilakukan oleh Provinsi Sulawesi Selatan dengan Kodam Sulsel.

 

Model kerja sama dengan TNI di Sulsel, katanya, dapat diangkat untuk tingkat nasional, sehingga berlaku secara nasional.

 

"TNI memiliki sumber daya manusia di seluruh pelosok Tanah Air dapat digerakkan sewaktu-waktu untuk membntu ketahanan pangan, kaitanya pemberantasan hama, itu sudah dilakukan di Sulawesi Selatan, brikade hama, brikade panen," ujarnya seusai menandatangani kerja sama Kementan dengan Mabes TNI untuk peningkatan produksi pangan, Jumat, 13 April 2012.

 

Selain memiliki sumber daya manusia yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, katanya, TNI juga memiliki potensi lahan yang cukup besar. Lahan milik TNI itu, menurutnya, akan dioptimalkan untuk menunjang ketahanan pangan nasional.

 

"Ini awal baik, nanti akan ditindaklanjuti oleh eselon 1 yang lebih tekhnis. Kita berharap kerja sama dan sinergisitas ini akan  memberikan dampak besar bagi peningkatan produksi pangan."

 

Pihaknya akan melihat potensi di masing-masing daerah untuk mengetahui komoditas jenis apa yang akan dikerjasamakan dengan TNI.

 

Suswono menuturkan saat ini kerja sama dengan TNI sudah mulai dilakukan melalui program Kawasan Pangan Rumah Lestari (KRPL). "Asrama TNI sudah mulai dijalankan dan dilatih, sehingga kebutuhan prajurit untuk sayur mayur tidak perlu beli." (msb)

Sumber : Sepudin Zuhri

Tag :
Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top