KEUANGAN DAERAH: Dikupas lewat seminar nasional

DENPASAR: Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Indonesia menyelenggarakan seminar nasional untuk mengatasi berbagai permasalahan keuangan daerah di Denpasar Bali, hari ini.Ketua Ikatan Alumni FISIP UI Viraguna Bagoes Oka mengatakan
Matroji
Matroji - Bisnis.com 12 April 2012  |  11:52 WIB

DENPASAR: Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Indonesia menyelenggarakan seminar nasional untuk mengatasi berbagai permasalahan keuangan daerah di Denpasar Bali, hari ini.Ketua Ikatan Alumni FISIP UI Viraguna Bagoes Oka mengatakan seminar ini diharap mampu mengatasi permasalahan pengelolaan keuangan pemerintahan di pusat maupun di daerah.Permasalahan ini menyangkut prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi dan kewajaran oleh para penyelenggara pemerintahan di pusat/daerah."Pengelolaan keuangan pemerintah pusat dan daerah masih terus menjadi sorotan masyarakat," katanya saat pembukaan seminar yang diadakan mulai hari ini Kamis 12 April 2012 hingga besok di Sanur, Bali.Seminar ini bertajuk Optimalisasi Tata kelola Keuangan Daerah Dalam Rangka Suksesnya Pembangunan Nasional.Seminar ini, lanjutnya, diadakan karena banyaknya temuan yang dianggap bermasalah yang terjadi dalam pengelolaan keuangan daerah.Masalah pelaksanaan aturan administratif dan akuntabilitas masih membayangi pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, kecepatan pengambilan keputusan dan pelaksaan diklaim masih menimbulkan dugaan pelanggaran atas ketentuan undang-undang.Seminar ini dihadiri oleh sejumlah kepala pemerintahan kota dan kepala pemerintahan kabupaten, kepala perbankan daerah, pelaku usaha serta tokoh masyarakat.Adapun pembicara dalam seminar ini adalah Mendagri Gamawan Fauzi, Wakil Menkumham Denny Indrayana, Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad, Dirjen Keuangan Daerah Kemdagri Yuswandi Tumenggung.

 

Selain itu Dirjen Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah Kemenkeu Marwanto Harjowiyono, Ketua PPATK Muhammad Yusuf, Mantan Ketua BPK Anwar Nasution, Pimpinan KPK Abraham Samad, Tenaga Ahli Pada Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Yunus Husein. (ra)

 

>> BACA JUGA:

* Japfa Comfeed rintis merger

* Bursa EROPA membaik

* SKANDAL SEKS Keraton SOLO

* Berita BISNIS INDONESIA hari ini

* PM Inggris DAVID Cameron tekankan pentingnya demokratisasi

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top