PROYEK TOL: CMNP akuisisi 19% proyek CinereJagorawi

 
Linda Tangdialla | 12 April 2012 17:51 WIB

 

JAKARTA: PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP)  berencana mengakuisisi 19% saham di ruas tol Cinere—Jagorawi (Cijago) sepanjang 14,6 kilometer, menyusul upaya ekspansi perusahaan selama 2012.
 
Perusahaan sendiri, berencana mengakuisisi dua hingga tiga ruas baru yang masuk dalam wilayah dalam kota Jakarta.  
 
Direktur Operasi dan Sekretaris Perusahaan PT CMNP Hudaya Arryanto mengatakan akuisisi ruas itu merupakan satu dari dua rencana akuisisi perusahaan tahun ini.
 
Menurutnya, prosentasi saham yang akan dibidik perusahaan milik PT Waskita Karya yang berencana melepas saham sebesar 19,78%.  “Kita masih lakukan penghitungan berapa persen masuknya. Karena tidak ingin terlalu kecil juga saham yang dibeli,” ujarnya hari ini
 
Ruas tol Cijago dikelola oleh PT Translingkar Kita Jaya, dengan hak konsesi selama 35 tahun. Saham perusahaan itu, saat ini dikuasai oleh PT Transindo Karya Investama 65,22%, PT Waskita Karya 19,78%, PT Jalantol Lingkarluar Jakarta 10%, dan PT Kopnatel Jaya 5%.
 
Saat ini, dari sepanjang 14,6 kilometer ruas tol yang akan dibangun, PT Translingkar Kita Jaya baru berhasil mengoperasikan seksi sepanjang 3,7 kilometer yang diresmikan pada awal tahun ini. 
 
Hudaya mengatakan alasan perusahaan membidik ruas tol itu karena diprediksi tingkat lintas hariannya akan cukup tinggi, selain itu ruas tersebut akan terintegrasi dengan tol Depok-Antasari yang dikuasai oleh anak perusahaan CMNP.
 
“Untuk akuisisi tol baru, kami perkirakan akan menambah sekitar 20 kilometer panjang jalan tol yang akan kami kelola nantinya,” tambahnya.
 
Untuk pembiayaan akuisisi, katanya, akan diambil dari rencana penjualan obligasi perusahaan tahun ini senilai Rp1,2 triliun. Dari hasil penjualan obligasi itu, 50%nya akan dialokasikan untuk pembiayaan akuisisi, dan 50% lainnya untuk ekuitas di proyek pembangunan tol baru yang digarap oleh perusahaan. 
 
Beberapa proyek tol baru yang akan digarap perusahaan a.l pembangunan enam ruas tol dalam kota yang berkonsorsium dalam PT Jakarta Tollroad Development, dan ruas Depok-Antasari dimana perusahaan mnejadi pemegang konsesi.
 
Selain itu, perusahaan juga berniat membangun jalan tol khusus khusus untuk pengangkutan hasil pertambangan di wilayah Sumatera Selatan. (sut)

Tag :
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top