AUDIT DESAIN ENERGI segera direalisasikan

JAKARTA: Kementerian ESDM mendorong pembangunan gedung yang mengimplementasikan penggunaan sumber energi terbarukan.Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kardaya Warnika mengungkapkan pemerintah berencana merealisasikan audit desain energi
News Editor | 12 April 2012 18:59 WIB

JAKARTA: Kementerian ESDM mendorong pembangunan gedung yang mengimplementasikan penggunaan sumber energi terbarukan.Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kardaya Warnika mengungkapkan pemerintah berencana merealisasikan audit desain energi guna memelopori penggunaan efisiensi energi di sejumlah pembangunan gedung di sektor industri.Menurut Kardaya, audit desain energi akan memacu industri membangun gedung yang tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga memproduksi energi. Ke depan, serunya, desain gedung perlu memberdayakan sumber daya energi terbarukan seperti tenaga matahari.Desain gedung energi akan mengonsumsi listrik sebesar 130.000 kWh per tahun dengan produksi listrik mencapai 164.000 kWh per tahun. Penggunaaan energi di gedung akan dioptimalkan dari produksi listrik melalui tenaga surya."Proyek ini merupakan model solusi energi bagi sektor publik dan swasta di Indonesia. Pembiayaannya di bawah pengawasan para investor dari Denmark," ungkapnya pada acara peluncuran student center Universitas Bakrie di Bogor, Kamis, 12 April 2012.Pemerintah Indonesia dan Denmark telah menyepakati nota kesepahaman dalam menunjang program efisiensi energi gedung industri swasta dan publik. Kolaborasi ini akan dilanjutkan dalam pembangunan gedung tahap kedua apabila program audit energi Indonesia terealisasi.Dubes Denmark untuk Indonesia Borge Petersen mengungkapkan kerjasama ini merupakan bagian dari tujuh audit energi di bawah program proyek percontohan untuk sektor gedung dan bangunan yang dilakukan oleh Ditjen EBTKE dengan pemerintah Denmark.Menurut Borge, keseluruhan kolaborasi ini akan membawa dampak langsung yang positif seperti penghematan bahan bakar fosil dan karbondioksida serta memperkenalkan renewable energy design dalam sektor pembangunan gedung."Kesepakatan ini juga akan membuka hubungan baik untuk ekspor di masa depan terutama untuk  industri manufaktur," jelasnya. (25/tw)   

Sumber : Surya Mahendra Saputra

Tag :
Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top